SWARAMANDAR.COM, POLMAN — Aksi nekat seorang pria berinisial HAS (44) berakhir di jeruji besi setelah tertangkap basah menggasak sejumlah barang dagangan di sebuah toko kelontong di Dusun Tulung Agung, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Rabu (7/1/2026).
Pelaku yang tak berkutik saat kepergok warga sempat diamankan di lokasi kejadian guna menghindari aksi main hakim sendiri, sebelum akhirnya dijemput oleh aparat kepolisian.
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 10.00 WITA terkait adanya dugaan tindak pidana pencurian.
“Begitu menerima laporan, personel piket langsung bergerak cepat menuju TKP untuk mengamankan terduga pelaku serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,” ujar AKP Sandy kepada awak media.
Aksi pencurian ini bermula ketika HAS menyasar toko milik MA (30). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui mencoba membawa kabur dua kaleng susu merek terkenal dan beberapa bungkus rokok tanpa membayar.
Namun, keberuntungan tidak berpihak pada HAS. Aksinya dipantau oleh seorang saksi mata, M (18), yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. Tanpa menunggu lama, saksi langsung menghentikan pelaku dan meminta bantuan warga sekitar.
Guna proses hukum lebih lanjut, Polsek Urban Wonomulyo menyerahkan HAS beserta barang bukti ke Satreskrim Polres Polewali Mandar.
Di sisi lain, AKP Sandy mengapresiasi kesigapan warga yang berani melapor dan membantu menjaga keamanan lingkungan. Kendati demikian, ia memberikan catatan keras agar masyarakat tetap menahan diri dan tidak bertindak anarkis terhadap pelaku kejahatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan penanganan hukum kepada pihak kepolisian. Kerja sama warga sangat kami hargai, namun tetap harus mengedepankan koridor hukum demi menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” tegasnya.
Pihak kepolisian berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Selain itu, Polres Polman berjanji akan terus meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.







