Majene  

Rumah Hangus Terbakar, Disdukcapil Majene Turun Langsung Lapangan Pulihkan Dokumen Korban

SWARAMANDAR.COM, MAJENE, — Musibah kebakaran yang melanda pemukiman Lingkungan Pappota, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, tidak hanya menyisakan puing-puing bangunan yang hangus dilalap api, tetapi juga membuat beberapa warga kehilangan dokumen kependudukan penting. Merespons kondisi darurat tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majene mengambil langkah cepat dengan menyerahkan Kartu Keluarga (KK) langsung ke lokasi kejadian pada Senin (26/1/2026).

Baca Juga  Dugaan Bunuh Diri di Pellattoang, Begini Hasil Visum Kondisi Jenazah

Kepala Disdukcapil Majene, A. Devianti Arna, S.H., bersama dengan jajarannya mendatangi lokasi kebakaran untuk menyerahkan KK baru atas nama pasangan suami istri Bapak Rubama dan Ibu Muliati, yang rumah serta seluruh barang berharganya terbakar habis.

Pelayanan jemput bola yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya instansi untuk memastikan warga terdampak bencana tidak mengalami kesulitan dalam mengakses hak-hak administrasi kependudukan.

Baca Juga  Maulid Nabi di Masjid Syekh Abdul Mannan: Tradisi Religius Majene yang Pererat Silaturahmi dan Cinta Rasulullah

“Dalam situasi darurat seperti ini, negara wajib hadir di tengah masyarakat. Dokumen kependudukan adalah kunci utama bagi warga untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari bantuan sosial pemerintah hingga fasilitas pelayanan lainnya,” jelas A. Devianti Arna saat menyerahkan dokumen.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar, termasuk hilangnya beragam dokumen penting seperti KK, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan dokumen lainnya yang disimpan di rumah korban.

Baca Juga  Ekonomi VS Ekosistem: Ketika Lapangan Rakyat 'Tergusur' Demi Ambisi Dagang

Melalui pelayanan langsung di lapangan, Disdukcapil Majene menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan yang cepat, tepat, dan responsif. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kemudahan bagi warga terdampak bencana agar tetap terlindungi secara administratif meskipun sedang menghadapi musibah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *