Mamuju  

Dukcapil Sulbar: Dokumen Kependudukan yang Sah adalah Kunci Utama Pendaftaran Haji

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU, 22 Juli 2025 — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan pentingnya keabsahan dokumen kependudukan sebagai syarat mutlak dalam proses pendaftaran haji. Penegasan ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Dukcapil Sulbar, Sri Utari, saat menjadi narasumber dalam acara Tasyakuran dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1446 H/2025 M, yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulbar di Aula Asrama Haji Transit Mamuju, Selasa (22/7).

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 80 peserta dari berbagai unsur pelaksana haji se-Sulbar ini dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota.

Dalam sesi materinya yang bertajuk “Peran Strategis Dukcapil dalam Menjamin Keabsahan KTP untuk Layanan Pendaftaran Calon Jamaah Haji”, Sri Utari menyoroti pentingnya dokumen yang valid dan sah sebagai pondasi utama dalam sistem pendaftaran haji dan umrah. Ia mengungkapkan, banyak kendala yang muncul dalam proses verifikasi data jamaah, seperti NIK ganda, data tidak sinkron, dan kepemilikan dokumen yang belum sesuai prosedur.

Baca Juga  Gubernur Sulbar Pimpin High Level Meeting TPID, Bahas Ketahanan Pangan dan Inflasi

“Dokumen kependudukan yang sah dan valid bukan hanya soal administratif, tetapi juga menjamin perlindungan dan kelancaran bagi jamaah haji. Kami berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh calon jamaah dari Sulbar bisa berangkat dengan dokumen yang lengkap dan legal,” ujarnya.

Evaluasi ini, lanjut Sri Utari, menjadi momen penting untuk memetakan kendala dan memperbaiki layanan, termasuk di tingkat kabupaten/kota. Hal ini juga sejalan dengan Misi Kelima Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM), yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta meningkatkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Selain Dukcapil, evaluasi haji ini juga menghadirkan pemaparan dari Dinas Kesehatan Sulbar serta Kepala Kanwil Kemenag Sulbar. Peserta yang hadir meliputi unsur Petugas Haji Daerah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), ketua kloter, pembimbing ibadah, petugas kesehatan, serta perwakilan bidang kesejahteraan rakyat (kesra) dari kabupaten se-Sulbar.

Melalui forum ini, semua pihak berharap pelaksanaan ibadah haji ke depan semakin tertib, aman, dan berorientasi pada pelayanan jamaah yang prima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *