Mamuju  

Tingkatkan Layanan Informasi, Diskominfo Sulbar Dorong Kreativitas Konten Publik

Diskominfo Sulbar Perkuat Koordinasi dengan OPD untuk Pengelolaan Konten yang Berkualitas

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU — Di era digital saat ini, aparatur sipil negara (ASN) dituntut tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga kreator konten yang mampu menghadirkan pesan publik secara menarik, informatif, dan inspiratif.

Hal tersebut sejalan dengan harapan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa strategi komunikasi publik pemerintah daerah harus adaptif terhadap dinamika ruang digital dan perkembangan tren media sosial.

Baca Juga  Hari Kebangkitan Nasional ke-117, Plh Sekprov Sulbar: Menuju Indonesia Kuat dengan Semangat Bangkit Bersama

“Kunci komunikasi pemerintahan yang efektif adalah keterbukaan, konsistensi, dan kreativitas. Diskominfo berkomitmen untuk terus berinovasi agar kebijakan dan program pembangunan daerah dapat tersampaikan secara luas, positif, dan berdampak,” ujarnya.

Ridwan menjelaskan, Diskominfo Sulbar saat ini terus mendorong terbentuknya ekosistem komunikasi publik yang terintegrasi. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah membangun kesepahaman bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pengelolaan konten untuk website dan platform media sosial masing-masing OPD.

Menurutnya, koordinasi dan pembinaan terhadap produksi konten di lingkungan OPD menjadi hal penting untuk membangun citra positif pemerintah serta memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Penyebarluasan informasi dan produksi konten di setiap OPD terus kami koordinasikan. Ke depan, secara bertahap kami akan melakukan pembinaan terkait konten yang disajikan ke publik, agar ada kesepahaman bersama dalam proses produksinya,” terang Ridwan, Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan, penyajian konten yang menarik dan mudah diakses akan meningkatkan minat masyarakat untuk menjadikan kanal informasi pemerintah sebagai sumber referensi yang terpercaya.

Selain memperkuat koordinasi antar-OPD, Diskominfo Sulbar juga memperluas kolaborasi lintas sektor melalui program Senter KIM (Kelompok Informasi Masyarakat). Kolaborasi ini melibatkan influencer lokal, jurnalis, serta komunitas masyarakat untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi pembangunan yang aktual dan relevan.

“Dengan pendekatan kolaboratif, pesan-pesan pembangunan akan lebih mudah diterima dan dipahami masyarakat,” tambah Ridwan.

Melalui upaya ini, Diskominfo Sulbar berharap layanan informasi publik pemerintah daerah semakin kreatif, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *