SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Personel Polres Majene melakukan pengamanan ketat pada aksi damai yang digelar Forum Pemuda Nasional (FPN) Pokja Majene di bundaran Tugu Juang, Jalan Gatot Subroto, Kota Majene, Sabtu (2/8/2025).
Aksi damai ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap kondisi yang terjadi di Gaza. Massa aksi menyerukan desakan agar pemerintah Mesir segera membuka Gerbang Rafah sebagai jalur bantuan kemanusiaan dan evakuasi warga sipil Palestina.
Sejak pagi, puluhan peserta aksi sudah memadati bundaran Tugu Juang dengan membawa berbagai atribut aksi seperti poster dan spanduk bertuliskan dukungan untuk rakyat Palestina. Mereka menyuarakan pesan kemanusiaan dan solidaritas dengan damai.
Polres Majene menurunkan personelnya untuk mengawal jalannya aksi sekaligus melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini bertujuan agar arus kendaraan tetap lancar meskipun terjadi konsentrasi massa di satu titik.
Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin melalui Kabag Ops Polres Majene AKP Suparman menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif. Personel diarahkan untuk mengawal tanpa ada tindakan represif.
“Kami mengawal aksi ini agar berjalan tertib dan damai. Personel juga disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan lancar,” ujarnya.
Suparman juga mengapresiasi sikap peserta aksi yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai. Menurutnya, sinergi antara peserta aksi dan aparat keamanan menjadi kunci terciptanya situasi kondusif.
Selama berlangsungnya aksi, tidak ada laporan gangguan keamanan maupun ketertiban. Kegiatan berlangsung tertib hingga berakhir sesuai waktu yang telah disepakati antara pihak penyelenggara dan aparat kepolisian.
Para peserta aksi membentangkan spanduk besar bertuliskan pesan kemanusiaan, menyerukan penghentian kekerasan, dan memberikan dukungan moral kepada masyarakat Palestina yang terdampak konflik.
Selain itu, dalam orasi mereka juga menekankan pentingnya peran masyarakat internasional, khususnya negara-negara Muslim, untuk mendorong terciptanya jalur kemanusiaan di Gaza.
Aksi yang berlangsung sekitar dua jam ini menarik perhatian warga sekitar yang melintas, namun tetap terkendali berkat rekayasa lalu lintas yang dilakukan personel Polres Majene.
Dengan berakhirnya aksi tanpa insiden, pihak kepolisian berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pihak terkait, sekaligus menunjukkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum dapat dilakukan secara tertib dan damai.







