SWARAMANDAR.COM, POLMAN — Aksi penganiayaan dengan senjata tajam kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar. Seorang pemuda berinisial E alias Cewing (19), warga Desa Mirring, Kecamatan Binuang, mengalami luka tusuk serius di bagian perut setelah ditikam oleh seorang remaja berusia 17 tahun di Dusun Rea Timur, Desa Rea, Senin malam (10/11/2025).
Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, S.Sos., S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden terjadi sekitar pukul 23.30 WITA dan langsung ditangani oleh tim gabungan dari Polres Polman dan Polsek Binuang.

Setelah menerima laporan dari warga, tim yang dipimpin IPDA Kristianto dari PAMAPTA SPKT Polres Polman, bersama AIPTU Mayung Arifin selaku KAUR Identifikasi serta AIPDA Aras dari Unit Reskrim Polsek Binuang, segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan awal para saksi.
Saksi utama, Paisa (51), tante korban, menuturkan bahwa ia mendengar teriakan meminta tolong dari luar rumah. Saat keluar, ia melihat keponakannya berlari dalam kondisi berdarah sambil dikejar oleh seorang pria yang kemudian diketahui berinisial N (17).

“Korban masuk ke rumah dalam keadaan luka terbuka di bagian perut sebelah kanan,” ujar Paisa kepada petugas. Ia kemudian meminta bantuan warga bernama Yusuf untuk membawa korban ke RS Hj. Andi Depu Polewali menggunakan kendaraan pribadi.
Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat mengidentifikasi pelaku dengan menyebut bahwa dirinya ditikam oleh N.
Sementara itu, saksi lain Muhammad Gilang Ramadhan (25) mengungkapkan bahwa beberapa jam sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat berkumpul sambil menenggak minuman keras bersama sejumlah teman di sekitar rumah Paisa. Gilang pergi dari lokasi sekitar pukul 22.00 WITA sebelum kemudian mendapat kabar bahwa terjadi penikaman.
Berdasarkan hasil penyisiran dan informasi dari saksi, Polsek Binuang berhasil mengamankan terduga pelaku N pada malam yang sama. Pelaku langsung diserahkan ke Satreskrim Polres Polman untuk proses pemeriksaan lanjutan.
Kasat Reskrim Polres Polman memastikan bahwa penyidik masih mendalami motif di balik penikaman tersebut. “Untuk sementara, motif masih dalam penyelidikan karena korban belum dapat dimintai keterangan. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Hj. Andi Depu,” ujarnya.
Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Polisi mengimbau warga untuk tidak terprovokasi serta menyerahkan seluruh proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.







