Mamuju  

Pemprov Sulbar Laksanakan Bimtek Penyusunan LPDP, Meningkatkan Layanan Kepada Masyarakat

MAMUJU – Swaramandar.com, Pj Sekprov Sulbar, Amujib didampingi Karo Tapem Sulbar, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ( LPDP) Provinsi Sulawesi Barat tahun anggaran 2025 di Hotel Maleo makassar, 29-31 Januari 2025.

Pj Sekprov Sulbar, Amujib mengatakan ini bagian pelaksanaan perundang-undangan terkait bimbingan teknis penyusunan LPDP.

“Satu hal yang ingin saya sampaikan bahwa kita ingin memberikan gambaran ilustrasi pencapaian dalam proses penyelenggaraan pemerintahan,” kata Amujib.

Baca Juga  Keamanan Mudik dan Lebaran, Gubernur SDK Harap Seluruh Stakeholder Siaga 24 Jam

Ia juga mengarahkan bahwa ini adalah rangkaian muara kegiatan Pemprov Sulbar dalam satu tahun yakni tahun 2024.

“Ada beberapa catatan penting dalan proses perbaikan perencanaan tahun 2025 dan clear. Tapi bagaimana tahun 2026 catatan ini sampai dimana pencapaian kita,” tambahnya.

Sementara itu, hasil sebenarnya bisa dirasakan masyarakat, bukan hanya bisa dilihat.

Baca Juga  Retret Pemprov Sulbar: BPK Sebut 61,6% Rekomendasi Sudah Ditindaklanjuti, Tapi Sistem Pengendalian Internal Masih Perlu Dibenahi

“Jadi mari kita mengasa kepekaan kita kerja hari ini dengan kondisi aktual di lapangan,” ungkapnya.

Ia berharap bisa menghasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

Sedangkan, Karo Tapem Pemprov Sulbar Arianto menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan bimbingan teknis kepada operator masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Ini kebijakan yang dimana setiap tahun kita laporkan seluruh kegiatan Pemprov Sulbar dalam satu tahun. Jadi lebih mempertajam lagi keterampilan para operator,” ucap Arianto.

Baca Juga  Dari BPJS hingga Infrastruktur: Capaian 100 Hari Kerja SDK-JSM Ubah Anggaran Jadi Manfaat Nyata untuk Rakyat

Diharapkan laporan yang baik dalam pelaksanaan program Pemprov Sulbar termuat dalam semua laporan.

“Jadi tidak ada lagi kegiatan yang tidak terlapor. Karena ini sering terjadi, sehingga ini kedepan bisa mendapatkan nilai baik,” tandasnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *