Mamuju  

Pemprov Sulbar Harap Muatan Lokal Bahasa Daerah Terus Dikembangkan di Enam Kabupaten

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU – Penggunaan bahasa daerah di Sulawesi Barat (Sulbar) kian mengalami penurunan, bahkan terancam punah. Menyikapi hal ini, sesuai dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S Mengga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulbar mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong upaya pelestarian bahasa lokal.

Baca Juga  Koperasi 'Panca Daya' ASN Pemprov Sulbar Terbentuk, Gubernur SDK: Seluruh ASN Wajib Masuk!

Sekretaris Disdikbud Sulbar, Saifuddin, mengemukakan bahwa berbagai langkah dapat dilakukan dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Beberapa di antaranya adalah mengintegrasikan bahasa daerah ke dalam kurikulum pendidikan, menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari, serta mempromosikannya melalui media sosial dan festival budaya.

“Seperti yang sudah dilakukan di Kabupaten Mamuju, yang telah menyusun buku bahasa daerah sebagai muatan lokal. Tentu, ini kami dorong juga untuk diterapkan di kabupaten lain,” ungkap Saifuddin.

Baca Juga  Gubernur SDK di HUT ke-26 DWP Sulbar: Pejabat Jangan Bergaya Hidup Hedon, Hindari Sorotan Publik

Selain itu, Saifuddin menekankan pentingnya menonjolkan penggunaan bahasa daerah dalam setiap acara kebudayaan atau pertunjukan seni. Disdikbud Sulbar pun saat ini tengah merancang regulasi untuk memperkuat komitmen pelestarian bahasa daerah.

Baca Juga  Kadis PUPR Sulbar Dukung Langkah Gubernur SDK dan BWS Budong-Budong, Dorong Kolaborasi dengan Pengusaha Lokal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *