Mamuju  

Pemprov Sulbar Harap Muatan Lokal Bahasa Daerah Terus Dikembangkan di Enam Kabupaten

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU – Penggunaan bahasa daerah di Sulawesi Barat (Sulbar) kian mengalami penurunan, bahkan terancam punah. Menyikapi hal ini, sesuai dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S Mengga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulbar mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong upaya pelestarian bahasa lokal.

Baca Juga  Demi Ketahanan Pangan, Gubernur SDK Minta Dinas Pertanian Data Potensi Cetak Sawah Baru, Siap Perjuangkan Pelepasan Hutan Lindung

Sekretaris Disdikbud Sulbar, Saifuddin, mengemukakan bahwa berbagai langkah dapat dilakukan dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Beberapa di antaranya adalah mengintegrasikan bahasa daerah ke dalam kurikulum pendidikan, menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari, serta mempromosikannya melalui media sosial dan festival budaya.

“Seperti yang sudah dilakukan di Kabupaten Mamuju, yang telah menyusun buku bahasa daerah sebagai muatan lokal. Tentu, ini kami dorong juga untuk diterapkan di kabupaten lain,” ungkap Saifuddin.

Baca Juga  MES Sulbar Resmi Dilantik: Kolaborasi Baru untuk Ekonomi Syariah yang Inklusif

Selain itu, Saifuddin menekankan pentingnya menonjolkan penggunaan bahasa daerah dalam setiap acara kebudayaan atau pertunjukan seni. Disdikbud Sulbar pun saat ini tengah merancang regulasi untuk memperkuat komitmen pelestarian bahasa daerah.

Baca Juga  Perkuat Silaturahmi Pegawai dan Mitra Kerja, Diskominfo Sulbar Halal bihalal Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *