SWARAMAMDAR.COM, POLMAN – Aparat kepolisian bersama tim gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga Desa Daala Timur, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, yang dilaporkan hilang sejak beberapa hari lalu.
Korban bernama Tabori (50), warga Dusun Pekeloan, Desa Daala Timur. Ia terakhir terlihat pada Kamis, 14 Agustus 2025 sekitar pukul 09.00 WITA saat berangkat ke kebun. Namun hingga kini, Tabori belum kembali ke rumah dan membuat pihak keluarga sangat cemas.
Informasi yang dihimpun dari keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah menjalani perawatan di RSJ Dadi Makassar. Selain itu, ia juga menderita penyakit stroke, sehingga kondisi kesehatannya sangat dikhawatirkan apabila tidak segera ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, menginstruksikan personelnya untuk terjun langsung membantu proses pencarian. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Daala Timur, Aipda Ashar Mansur, kepolisian memastikan terus bersinergi dengan semua pihak untuk menemukan korban.
“Pencarian ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Warga juga kami imbau agar segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaannya,” ujar AKP Sandy.
Pencarian dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Basarnas dipimpin Davis Weken, Damkar dipimpin Ka UPTD Damkar Imran, Danpos Ramil Bulo Serma Muh. Irfan, Babinsa Daala Timur Sertu Eril Ali, Kepala Desa Daala Timur Suparman, serta aparat desa dan masyarakat setempat.
Tim bergerak sejak pagi hari dengan menyisir area kebun, hutan, serta jalur-jalur yang sering dilalui korban. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan pemantauan area perbukitan, mengingat lokasi tempat tinggal korban berada di wilayah pedesaan dengan akses jalan yang cukup sulit.
Warga setempat pun turut ambil bagian dalam pencarian. Kehadiran masyarakat dinilai sangat membantu karena mereka memahami kondisi medan sekitar desa, termasuk jalur-jalur kecil yang kemungkinan dilalui korban saat meninggalkan rumah.
Namun, hingga Selasa (19/08/2025) sore pukul 17.00 WITA, keberadaan Tabori masih belum berhasil ditemukan. Kendala utama pencarian yakni kondisi medan yang cukup luas, vegetasi hutan yang lebat, serta minimnya petunjuk yang bisa dijadikan acuan.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa pencarian tidak akan berhenti. “Kami akan terus melanjutkan pencarian bersama tim gabungan sampai korban berhasil ditemukan,” tegas Aipda Ashar Mansur.
Kapolsek Wonomulyo menambahkan bahwa kasus orang hilang membutuhkan kerja sama semua pihak. Ia berharap partisipasi masyarakat dapat terus berjalan, termasuk dalam memberikan informasi sekecil apapun yang dapat membantu proses pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung. Doa dan harapan besar dari keluarga maupun masyarakat Desa Daala Timur terus mengiringi agar Tabori segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Humas Polres Polman







