SWARAMANDAR.COM, MAMUJU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo SP) Provinsi Sulawesi Barat mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempersiapkan personelnya dalam mengikuti kegiatan Pemetaan Kompetensi Digital yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2025.
Plt. Kepala Dinas Kominfo SP Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
“Kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci. Karena itu kami berharap dukungan seluruh OPD untuk menyiapkan personel dalam mengikuti kegiatan ini,” ungkap Ridwan.
Sebelum pelaksanaan, Kominfo SP Sulbar bersama BPSDM Komdigi Makassar akan menggelar sosialisasi kepada seluruh OPD pada Senin, 11 Agustus 2025.
Ridwan mengungkapkan, pengukuran kompetensi digital ini akan dilakukan secara daring dan realtime, dengan melibatkan 12.821 pegawai di lingkup Pemprov Sulbar, yang terdiri atas PNS sebanyak 5.263 orang, PPPK sebanyak 1.728 orang, serta Tenaga Ahli/tenaga kontrak (TATT) sebanyak 5.830 orang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BPSDM Komdigi Makassar, dan seluruh persiapan pelaksanaan asesmen ini telah rampung. Pelaksanaannya akan dilakukan serentak pada 14 Agustus 2025,” tambahnya.
Ridwan menjelaskan bahwa proses asesmen akan dipantau secara realtime, mulai dari awal hingga peserta menyelesaikan tes. Mekanisme asesmen dilakukan secara mandiri dengan menggunakan perangkat masing-masing, sehingga lebih praktis, efisien, dan transparan.
“Sistem akan dapat mendeteksi jika ada kejanggalan, misalnya dikerjakan orang lain atau ada ketidaksesuaian kemampuan dengan latar belakang pendidikan. Semua itu akan terbaca sebagai anomali,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ridwan menegaskan bahwa pemetaan kompetensi digital ini merupakan langkah strategis dalam mengukur kemampuan aparatur di bidang teknologi dan informasi. Hasil pemetaan diharapkan menjadi dasar untuk pemerataan kesiapan aparatur menghadapi transformasi digital di lingkup Pemprov Sulbar.







