Api Lahap Lahan 2 Hektare di Balanipa, Polisi & Damkar Berpacu dengan Waktu

SWARAMANDAR.COM, POLMAN — Asap pekat membumbung tinggi di langit Kecamatan Balanipa, Selasa sore (12/8/2025). Dalam hitungan menit, api melahap lahan rawa seluas 2 hektare, memaksa polisi, damkar, dan warga berpacu dengan waktu untuk memadamkannya.

Kebakaran terjadi di lahan rawa atau semak belukar milik warga yang tidak produktif di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Lokasi berada di perbatasan Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, dan Desa Bala, Kecamatan Balanipa.

Bhabinkamtibmas Desa Bala/Desa Lego, Brigpol Saifullah, bersama Kanit Lantas Polsek Tinambung, Aipda Yusri, serta personel piket penjagaan Polsek Tinambung yang dipimpin Ka SPKT III, Bripka Dedy Riawan, langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga sekitar pukul 16.50 WITA.

Baca Juga  Bid Propam Polda Sulbar Tekankan Etika dan Disiplin, Ingatkan Polisi Majene Bijak Bermedsos

Lahan yang terbakar diketahui milik warga setempat atas nama H. Mudah, Andi Marsuki, dan Hamad. Api berhasil dipadamkan berkat kerja sama aparat kepolisian, petugas damkar, dan warga yang turun langsung membantu. Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memutus jalur api.

Baca Juga  Gabungan Personil Sat Samapta Polres Polman bersama Polsek Tinambung Mengamankan 18 Unit Motor Balapan Liar Diamankan

Berdasarkan keterangan warga, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Peristiwa serupa disebut telah berulang kali terjadi di lokasi tersebut. Kondisi cuaca panas dan angin kencang mempercepat penyebaran api.

Baca Juga  Pencurian Disertai Kekerasan Terjadi Lagi Dijalan Raya

Kapolsek Tinambung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim kemarau, serta segera melaporkan jika melihat titik api atau aktivitas mencurigakan di sekitar lahan.

Penanganan kebakaran berjalan aman dan terkendali hingga api dipastikan padam sepenuhnya.

Humas Polres Polman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *