SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Kepatuhan terhadap etika dan profesionalisme kembali menjadi sorotan utama dalam tubuh Polri. Rabu (30/7/2025), Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulawesi Barat menggelar pembinaan etika profesi kepada jajaran Polres Majene.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Data Polres Majene ini dipimpin langsung oleh Kasubbidwabprof Bid Propam Polda Sulbar, Kompol Ujang Saputra, S.H., S.I.K., M.M. Hadir mendampingi Wakapolres Majene, Kompol Agussalim Arsyad, serta Kasi Propam Polres Majene, Iptu Muhammad Slamet Riadi.
Dalam arahannya, Kompol Ujang menekankan pentingnya setiap personel menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. “SOP bukan sekadar aturan di atas kertas, tapi benteng integritas kita sebagai anggota Polri,” tegasnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan agar seluruh personel berhati-hati menggunakan media sosial. Menurutnya, kesalahan di dunia digital bisa berdampak serius terhadap keamanan dan citra Polri di mata masyarakat.
“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai satu unggahan bisa menimbulkan konflik, kegaduhan, bahkan merusak kepercayaan publik,” ujarnya mengingatkan.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Ujang juga memaparkan secara rinci Kode Etik Profesi Polri (KEPP) sebagaimana diatur dalam Pasal 53 ayat (2) huruf B dan C Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang KEPP dan Komisi Kode Etik Profesi (KKEP).
Ia menjelaskan bentuk-bentuk pelanggaran etika, sanksi yang berlaku, serta konsekuensi hukum dan moral yang harus ditanggung setiap anggota yang melanggar.
“Melalui pembinaan ini, kami ingin membangun kesadaran etis dan moral yang kuat di tubuh Polri. Profesionalisme harus menjadi identitas kita dalam bertugas,” kata Kompol Ujang di hadapan peserta.
Wakapolres Majene, Kompol Agussalim Arsyad, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyebut pembinaan seperti ini sangat bermanfaat untuk mengingatkan kembali seluruh anggota tentang tanggung jawab dan kehormatan profesi.
Selain memberikan materi, Bid Propam juga membuka sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para personel Polres Majene. Berbagai kasus dan contoh nyata di lapangan dibahas secara terbuka agar bisa menjadi pelajaran bersama.
Kegiatan pembinaan etika profesi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polda Sulbar untuk memperkuat disiplin, integritas, dan kualitas pelayanan Polri di wilayah hukum Sulawesi Barat.
Diharapkan, dengan pembinaan ini, citra Polri semakin kuat sebagai institusi yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.







