SWARAMANDAR.COM, MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), kembali menunjukkan langkah tegas dalam memperkuat struktur birokrasi Pemprov Sulbar. Sebanyak 15 pejabat eselon II resmi dilantik dan lima pejabat lainnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan strategis di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat, 18 Juli 2025.
Dalam acara yang digelar di Kantor Gubernur Sulbar tersebut, SDK secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada lima pejabat yang ditunjuk sebagai Plt kepala OPD, yakni:
- Nur Rahma Parampasi – Plt Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala)
- Murdanil – Plt Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Tapemkesra)
- Muh. Ridwan Djafar – Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik
- Aksan Amirullah – Plt Kasat Pol PP dan Damkar
- dr. Nursyamsi Rahim – Plt Kepala Dinas Kesehatan
Dalam sambutannya, Gubernur SDK menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik maupun yang menjabat Plt harus segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan langsung menunaikan tugas tanpa menunggu instruksi.
“Laksanakan amanah ini dengan baik. Segera menyesuaikan dengan tugas yang baru, dan jangan tunggu perintah untuk mulai bekerja,” tegas Gubernur SDK.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme, termasuk menjaga batasan antara urusan jabatan dan kehidupan pribadi.
“Saya tekankan, para istri pejabat jangan ikut campur dalam urusan jabatan suami. Ini soal tanggung jawab profesional,” tegasnya.
Seleksi Terbuka Menanti, PLT Diminta Tunjukkan Kinerja Terbaik
Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Provinsi Sulbar, Herdin Ismail, turut mengingatkan para Plt bahwa jabatan yang mereka emban adalah bagian dari kepercayaan pimpinan yang harus dijawab dengan kinerja nyata.
“Jangan hanya menunggu arahan. Segera berbaur dengan sistem yang sudah berjalan. Ini juga bagian dari penilaian menuju seleksi terbuka atau open bidding jabatan definitif ke depan,” ungkap Herdin.
Menurutnya, pelantikan dan penunjukan Plt ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa kinerja dan loyalitas tetap menjadi pertimbangan utama dalam pembinaan karier ASN di Sulbar.
Langkah Strategis Perkuat Pemerintahan Daerah
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari reformasi birokrasi berkelanjutan di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yang menginginkan pemerintahan yang responsif, profesional, dan terhindar dari kekosongan kepemimpinan di OPD strategis.
Dengan pelantikan dan penunjukan ini, diharapkan roda pemerintahan Provinsi Sulbar berjalan lebih efektif dan selaras dengan visi Gubernur dalam memperkuat pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah.







