Dramatis! Polisi Mamuju Selamatkan Remaja Perempuan dari Jeratan Kabel, Pelaku Kabur Nyebur ke Sungai

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU — Keberanian dan kesigapan aparat kepolisian berhasil mencegah terjadinya tragedi maut di jantung Kota Mamuju. Tim Patroli Polsek Kota Mamuju menggagalkan dugaan percobaan pembunuhan sadis terhadap seorang remaja perempuan berinisial ZR (17) pada Kamis (15/1/2026) dini hari.

Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 03.00 WITA di Jalan Ir. Juanda, Sulawesi Barat. Korban ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di samping bangunan Bengkel Yasdi, sesaat sebelum nyawanya terenggut.

Kanit Reskrim Polsek Kota Mamuju, Ipda Ari Zulkipli, mengungkapkan bahwa saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi kritis dengan leher terjerat kabel yang sangat kencang. Tak hanya itu, terdapat luka hantaman di bagian kepala sebelah kanan korban.

Baca Juga  Kecelakaan Lalulintas di Desa Sidorejo, Satu Korban Meninggal Dunia Dilindas Mobil Dum Truk

“Kondisi korban saat itu sangat darurat, ia mengalami sesak napas hebat akibat jeratan kabel di lehernya. Anggota langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasinya ke rumah sakit untuk menyelamatkan nyawanya,” ujar Ipda Ari Zulkipli.

Kehadiran tim patroli tampaknya mengejutkan dua orang pria yang diduga kuat sebagai pelaku. Melihat lampu rotator polisi, keduanya langsung melarikan diri ke arah kegelapan.

Aksi pengejaran pun pecah hingga ke area tepi Kali Mamuju. Namun, dalam situasi yang gelap gulita, kedua terduga pelaku nekat menceburkan diri ke dalam sungai untuk menghindari kepungan petugas.

Baca Juga  Mobil Anggota DPRD Sulbar Terbalik di Majene, Polisi: Diduga Akibat Kecepatan Tinggi

“Personel sudah berupaya melakukan pengejaran maksimal, namun pelaku memanfaatkan kondisi medan yang gelap dan sungai untuk meloloskan diri,” tambah Ipda Ari.

Saat ini, ZR tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulbar. Meski nyawanya tertolong, trauma fisik yang dialaminya cukup berat. Akibat pembengkakan hebat pada leher dan luka di kepala, korban masih belum mampu mengeluarkan suara untuk memberikan kesaksian.

Pihak kepolisian kini bergerak cepat untuk mengungkap motif di balik aksi keji ini. Polisi belum bisa memastikan apakah motifnya murni pembunuhan, percobaan kekerasan seksual, atau motif lainnya.

Baca Juga  BreakingNews: Bus Borlindo Makassar Palu Tabrakan di Pasangkayu, Korban Berjatuhan

“Kami terus mendalami kasus ini dengan mengumpulkan alat bukti di TKP. Identitas pelaku sedang kami buru, dan kami pastikan kasus yang melibatkan anak di bawah umur ini akan diusut hingga tuntas,” tegas Ipda Ari.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi warga terkait keamanan di jam rawan. Kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli guna memastikan ruang publik tetap aman dari tindakan kriminalitas jalanan yang keji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *