SWARAMANDAR.COM, MAJENE — Dalam rangka memperkuat pelayanan masyarakat dan mendukung program pembangunan berbasis pemberdayaan, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Brigpol Abdul Rahim melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga dalam pembangunan jalan tani di Lingkungan Kalasa, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Minggu (30/11/25).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Padat Karya Tahun 2025, yang difokuskan pada peningkatan akses jalan pertanian guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani. Pembangunan melibatkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan puluhan warga yang secara sukarela ikut bergotong royong.
Meski berstatus sebagai pendamping keamanan, Brigpol Abdul Rahim terlihat turun langsung memegang alat kerja, membantu pengangkutan material, serta ikut dalam proses perataan jalur. Kehadiran sang Bhabinkamtibmas tidak hanya dalam kapasitas tugas, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang mendorong percepatan pembangunan desa.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat semangat kebersamaan.
“Polri akan selalu hadir bersama masyarakat. Pembangunan jalan tani ini tidak hanya meningkatkan akses pertanian, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa,” ujar Brigpol Abdul Rahim.
Sentuhan human interest terasa ketika beberapa warga menyampaikan apresiasi mereka atas keterlibatan Polri. Menurut tokoh masyarakat Kalasa, La Dalle, kedekatan yang ditunjukkan Bhabinkamtibmas telah memberi dampak positif pada tingkat kepercayaan masyarakat.
“Pak Rahim ini bukan hanya datang saat ada masalah. Ia selalu hadir saat kami bekerja untuk desa. Kehadirannya membuat warga semangat dan merasa mendapat perhatian,” ungkapnya.
Program Padat Karya 2025 sendiri diharapkan memberikan dampak langsung berupa kemudahan akses menuju lahan pertanian, efisiensi distribusi hasil panen, hingga peningkatan pendapatan keluarga. Perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan tani menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kalasa yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.
Polri menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta keberlanjutan pembangunan. Kegiatan gotong royong ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, pembangunan jalan tani tersebut diharapkan selesai sesuai target dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Kalasa dan sekitarnya.







