Sat Lantas Polres Majene Perkuat “Commander Wish Pagi” untuk Kendalikan Arus Lalin di Jam Sibuk

SWARAMANDAR.COM, MAJENE — Satuan Lalu Lintas Polres Majene kembali mengintensifkan program “Commander Wish Pagi”, sebuah pola pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang menjadi tulang punggung kelancaran mobilitas warga pada jam sibuk. Program ini digelar serentak di sejumlah titik rawan kemacetan setiap pagi, Senin (1/12/2025).

Sejak matahari belum tinggi, petugas lalu lintas sudah menempati simpul-simpul kepadatan seperti kawasan sekolah, perkantoran, hingga ruas-ruas yang kerap menimbulkan antrean kendaraan. Kehadiran mereka tidak hanya untuk mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pejalan kaki dan pelajar yang menyeberang menuju sekolah.

Kasat Lantas Polres Majene, IPTU Abdul Majid, menegaskan bahwa program ini merupakan instruksi langsung untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Baca Juga  Balap Liar Resahkan Warga Tinambung, Warga Minta Polres Polman Bertindak Tegas

“Commander Wish Pagi adalah komitmen kami untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Pada jam sibuk, satu detik kelalaian bisa memicu kemacetan dan kecelakaan, dan itu yang kami antisipasi,” ujarnya.

Di lapangan, petugas juga melakukan pemantauan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang dapat memicu konflik lalu lintas—mulai dari pengendara yang melawan arus hingga kelalaian penggunaan helm dan sabuk pengaman. Pendekatannya tak selalu represif; imbauan dan edukasi tetap menjadi prioritas.

IPTU Abdul Majid menegaskan, upaya preventif seperti ini terbukti efektif dalam menekan angka kecelakaan.

“Dengan rutinitas setiap pagi, kami ingin membangun kedisiplinan kolektif. Keselamatan di jalan tidak bisa ditawar,” tambahnya.

Program “Commander Wish Pagi” menjadi bagian dari strategi Polres Majene untuk menciptakan ruang publik yang tertib dan aman, sejalan dengan agenda nasional pengurangan kecelakaan lalu lintas. Di tengah pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat, kehadiran polisi di jam sibuk dianggap menjadi faktor krusial menstabilkan dinamika lalu lintas kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *