SWARAMANDAR.COM, MAMASA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Syarifuddin, menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 yang dipusatkan di Kabupaten Mamasa, Selasa (29/7/2025).
Kegiatan yang menjadi rangkaian Jambore Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) Sulbar ini mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”. Berbagai kegiatan digelar selama empat hari, mulai dari karnaval budaya, pertunjukan seni lokal, hingga penyerahan bantuan kepada keluarga berisiko stunting.
Dalam sambutannya, Kadis PUPR Sulbar menegaskan pentingnya membangun infrastruktur yang tidak hanya kokoh, tetapi juga ramah keluarga serta adaptif terhadap risiko bencana.
“Kami mendukung penuh pembangunan berbasis keluarga. Infrastruktur harus memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus tangguh menghadapi potensi bencana, termasuk gempa bumi yang sering terjadi di Sulawesi Barat,” kata Surya Yuliawan.
Komitmen ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK–JSM). Salah satunya adalah kerja sama dengan JICA dan IMV Corporation Jepang untuk memasang seismometer di sejumlah gedung vital, termasuk Kantor Gubernur Sulbar, sebagai sistem deteksi dini gempa.
Di sela-sela kegiatan, Kadis PUPR juga meninjau kawasan Mamasa untuk memastikan penataan ruang memperhatikan faktor mitigasi bencana, terutama di wilayah yang rawan gempa dan longsor.
Peringatan HARGANAS ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat ketahanan keluarga, tetapi juga momentum sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan layak huni.
“Ketahanan keluarga harus didukung oleh lingkungan yang baik. Infrastruktur yang ramah lingkungan, ruang terbuka hijau, dan tata kota yang aman adalah fondasi bagi lahirnya generasi sehat, produktif, dan berdaya saing,” tambah Surya.
Pemprov Sulbar terus mendorong agar pembangunan daerah memperhatikan kualitas hidup keluarga, sehingga visi “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju” dapat diwujudkan secara nyata.







