SWARAMANDAR.COM, MAJENE, 24 Juli 2025 – Warga pesisir Desa Tubo Selatan, Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan penemuan seekor ikan paus raksasa yang terdampar di kawasan Pantai Baturoro, Kamis pagi (24/7).
Mamalia laut berukuran sekitar 12 meter itu pertama kali ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 06.00 WITA dalam kondisi tergeletak tak berdaya di tepi pantai. Tubuh paus tampak mengalami luka di beberapa bagian dan sudah mulai mengeluarkan aroma tak sedap.
Menurut salah satu warga, Andi Rahmat (37), ini merupakan kejadian pertama dalam beberapa tahun terakhir seekor paus sebesar ini terdampar di wilayah tersebut.
“Kami awalnya kira itu benda besar biasa, ternyata setelah didekati, itu ikan paus. Warga langsung ramai-ramai datang lihat,” ujar Rahmat.
Pemerintah setempat bersama aparat kepolisian, TNI, dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulbar segera turun tangan. Tim juga sudah memasang garis pengaman agar warga tidak terlalu mendekat karena kondisi paus yang membusuk dapat membahayakan kesehatan.
Kepala BKSDA Sulbar, Irwan Syahrul, mengatakan bahwa paus yang terdampar diduga jenis Balaenoptera musculus atau paus biru, meski pihaknya masih menunggu hasil identifikasi lebih lanjut dari tim ahli.
“Kami sedang melakukan koordinasi dengan tim peneliti kelautan dan instansi terkait untuk menangani bangkai paus ini. Ada kemungkinan akan dikubur atau ditarik ke tengah laut tergantung kondisinya,” ujar Irwan.
Fenomena terdamparnya paus sering dikaitkan dengan gangguan navigasi akibat sonar bawah laut, perubahan suhu air, hingga penyakit. Tim ahli juga akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya.
Peristiwa ini sontak menjadi tontonan warga dan viral di media sosial. Sejumlah video dan foto paus terdampar ramai dibagikan warganet, mengundang reaksi prihatin dan rasa ingin tahu publik.







