SWARAMANDAR.COM, MAROS – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan studi lapangan kinerja organisasi ke Pemerintah Kabupaten Maros, Selasa, 19 Agustus 2025.
Rombongan peserta diterima secara resmi di Kantor Bupati Maros oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, S.STP., M.Si bersama Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni A. Buchaerah, SP., M.Si. Kehadiran mereka disambut penuh kehangatan, menandai dimulainya agenda penting pertukaran pengalaman antar-daerah.
Studi lapangan kali ini menitikberatkan pada dua perangkat daerah, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros serta Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Keduanya dipilih sebagai lokus karena dinilai berhasil menerapkan inovasi dalam peningkatan kinerja dan pelayanan publik.
Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Barat, drg. Asran Masdy, S.Kg., MAP., yang mendampingi langsung peserta, menegaskan bahwa studi lapangan bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting dalam memperluas wawasan, berbagi praktik baik, dan memperkaya pengalaman peserta PKA.
“Melalui studi lapangan, peserta dapat belajar langsung bagaimana praktik terbaik pengelolaan kinerja organisasi, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan yang erat kaitannya dengan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkap Asran.
Ia menambahkan, pelatihan kepemimpinan bukan hanya soal teori di ruang kelas, melainkan juga pengalaman lapangan yang mampu membuka cakrawala berpikir peserta. Dengan begitu, para pejabat administrator akan lebih siap menghadapi tantangan kerja di birokrasi yang semakin kompleks.
Lebih lanjut, Asran menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yakni membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
“PKA adalah wadah untuk mencetak pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Dukungan penuh dari Gubernur Sulbar menjadi motivasi bagi peserta agar benar-benar menyiapkan diri sebagai agen perubahan di instansinya masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Sekda Maros, Andi Davied Syamsuddin, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Maros sebagai tujuan studi lapangan. Menurutnya, kunjungan ini menjadi ruang saling belajar antar pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan masyarakat.
Ia berharap, apa yang dilihat dan dipelajari di Maros dapat diadaptasi oleh peserta PKA Sulbar sesuai dengan konteks daerah masing-masing. “Kami percaya, sinergi antar daerah seperti ini akan memperkuat tata kelola pemerintahan secara nasional,” ujarnya.
Para peserta PKA tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan hingga diskusi mendalam terkait program unggulan di bidang pendidikan dan kesehatan di Maros. Interaksi ini diharapkan memperkaya wawasan mereka untuk diterapkan di Sulawesi Barat.
Kegiatan studi lapangan ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Sulbar dalam menyiapkan pemimpin birokrasi masa depan. Dengan bekal pengalaman langsung, para peserta PKA diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.







