Pejabat Desa Manyamba Alami Kecelakaan Maut di Pangkep, Tukang Bentor Tewas di Tempat

SWARAMANDAR.COM, PANGKEP – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Makassar–Majene, tepatnya di Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (29/7/2025). Kecelakaan ini melibatkan mobil rombongan pejabat Desa Manyamba, Kabupaten Majene Provinsi Sulbar, dengan sebuah bentor (becak motor) yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Insiden bermula ketika mobil yang ditumpangi empat orang pejabat desa tersebut melaju dari arah Makassar menuju Majene. Rombongan terdiri atas mantan Kepala Desa Manyamba, Darwis, Penjabat Kepala Desa (Pj) Saleh, Sekretaris Desa Rahmat, dan bendahara desa. Kendaraan yang mereka gunakan adalah mobil milik bendahara desa.

Menurut keterangan Bripka Suriyanto, petugas Laka Lantas Polres Pangkep, sopir diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali. Mobil lebih dulu menabrak pohon di tepi jalan, lalu oleng dan menghantam bentor yang terparkir.

Baca Juga  Diduga Rusak Kebun dan Ancam Anak Kecil, Lelaki di Sayoang Disorot Warga

“Benturan keras itu membuat pengemudi bentor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Bripka Suriyanto melalui sambungan telepon.

Korban Luka dan Kondisi Rombongan

Akibat kejadian tersebut, Pj Kepala Desa Manyamba, Saleh, mengalami luka di bagian kepala, sedangkan mantan Kades Darwis mengaku pusing akibat benturan. Kondisi Rahmat dan bendahara desa masih dalam pemeriksaan medis.

Baca Juga  Siswa SMK Kelautan Majene Tewas Tenggelam di Pantai Parappe

Identitas korban bentor yang meninggal dunia masih dalam proses identifikasi.

Polisi Lakukan Olah TKP

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat. “Kami masih mendalami kronologi lengkap kecelakaan ini. Dugaan awal penyebabnya adalah sopir mengantuk,” tambah Suriyanto.

Baca Juga  Guru Pembina SD di Perkemahan Pramuka Meninggal Dunia Diduga Karena Serangan Jantung

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Desa Manyamba. Proses penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *