Meninggal Dunia Saat Berendam di Pantai Barane, Almarhum Diketahui Seorang ASN di Inspektorat Pemkab Majene

MAJENE – SWARAMANDAR.COM, Sebuah insiden tragis terjadi di objek wisata Pantai Barane, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Minggu (27/4/2025) sekitar pukul 08.16 WITA. Seorang pria bernama Inwan (50), Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Inspektorat Pemkab Majene, ditemukan meninggal dunia saat berendam di kawasan pantai tersebut.

Korban diketahui merupakan warga BTN Pullewa, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur. Menurut keterangan Kapolsek Banggae Iptu Edi Jatmika, S.H., pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengumpulkan informasi dari masyarakat sekitar.

Berdasarkan keterangan Rosmida (34), petugas retribusi wisata, korban awalnya masuk ke kawasan wisata tanpa membayar retribusi karena tidak membawa uang, namun tetap diizinkan masuk.

Baca Juga  Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Minibus vs Motor di Jalan Poros Majene–Mamuju, Polsek Sendana Lakukan Evakuasi

Tak lama setelah itu, seorang saksi mata, Ulfa (50), yang merupakan seorang ibu rumah tangga, mendatangi lokasi dan melihat korban sedang berendam di pinggir pantai. Saksi sempat kembali ke pos petugas sambil menunggu korban selesai berendam.

Namun, sekitar tujuh menit kemudian, saat kembali mengecek, saksi melihat korban dalam posisi kepala terendam air. Awalnya saksi mengira korban masih berendam, namun setelah didekati, korban ditemukan sudah mengapung.

Baca Juga  Dua Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan Masjid di Desa Sumarrang, Polres Polman Sigap Tangani Kasus

Ulfa lantas meminta pertolongan warga sekitar untuk mengangkat korban ke daratan. Sayangnya, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Keterangan keluarga korban, yakni Ika dan Linda yang merupakan kemenakan almarhum, mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung, gula, serta gangguan pencernaan. Diduga korban bermaksud melakukan terapi kesehatan dengan berendam di laut.

Baca Juga  Tragis! Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Ruko Pasar Tinambung, Diduga Alami Gangguan Jiwa

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kondisi korban ditemukan di kedalaman air hanya setinggi lutut orang dewasa,” ungkap Iptu Edi Jatmika

Petugas yang tiba di lokasi kejadian langsun mengevakuasi korban. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya bercak lebam kebiruan di tubuh korban. Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke kediaman orang tua korban di Lingkungan Timbo-Timbo, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, untuk disemayamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *