MAJENE – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, belum siapkan anggaran makan siang bergizi gratis di APBD Tahun Anggaran 2025.
Pelaksanaan Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, Misbahuddin, mengungkapkan, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
“Kami sudah menyiapkan rencana pelaksanaan program ini, tetapi keputusan final, terutama terkait pendanaan dan teknis pelaksanaan, masih bergantung pada provinsi,” kata Misbahuddin saat ditemui Tribun Sulbar.com di kantornya Senin, (6/1/2025).
Menurutnya meski di 2024 program makan siang ini sempat diadakan beberapa kali, namun untuk anggaran 2025 ini belum ada anda-tanda.
Lebih lanjut ia mengatakan, program makan siang gratis ini diharapkan dapat membantu meningkatkan konsentrasi belajar siswa, khususnya di sekolah-sekolah daerah terpencil.
Namun, belum adanya kejelasan dari pihak provinsi membuat program ini belum diadakan.
“Kami sangat berharap program ini dapat segera terealisasi, karena manfaatnya besar bagi siswa, terutama untuk mendukung kesehatan dan prestasi belajar mereka,” lanjutnya.
Sementara itu mayarakat dan para orang tua siswa banyak yang berharap agar program makan siang gratis segera dilaksanakan, mengingat pentingnya dukungan terhadap kebutuhan dasar siswa, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
“Kami merasa program ini bisa meringankan beban keluarga, apalagi bagi yang memiliki anak lebih dari satu. Semoga segera dijalankan,” ujar seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya.
Dari hal itu Disdikpora Majene terus melakukan koordinasi dengan pihak provinsi agar program ini dapat segera terealisasi.