Kecelakaan Maut di Jalur Rawan Bukit Samang, Satu Pemotor Tewas: Polisi Dalami Dugaan Penyebab Benturan

SWARAMANDAR.COM, MAJENE — Kecelakaan lalu lintas kembali menambah daftar insiden maut di jalur poros Majene–Mamuju. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat tabrakan dengan mobil di kawasan Bukit Samang, Desa Apoang, Kecamatan Sendana, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 14.40 WITA.

Korban diketahui bernama Fahrul (20), warga Desa Salotambung, Kecamatan Ulumanda. Ia berboncengan dengan Fitrah Farhana, warga Desa Tande Allo. Keduanya tengah melintasi jalur yang dikenal sempit dan sering menimbulkan kecelakaan. Sepeda motor Honda Scoopy yang mereka tumpangi bertabrakan dengan mobil Suzuki Grand Vitara yang dikemudikan Edmond Desty La’lang (44), warga Polewali Mandar.

Kasat Lantas Polres Majene, Iptu Abdul Majid, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, benturan keras terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan. Warga sekitar yang menjadi saksi mengaku melihat motor datang dari arah Majene menuju Malunda, sementara mobil melintas dari arah berlawanan di tikungan yang terbatas jarak pandangnya.

Baca Juga  Mayat di Atas Motor di Desa Ambopadang Disangka Hanya Ketiduran

“Informasi awal dari warga menyebutkan kedua kendaraan sama-sama melaju di jalur yang cukup sempit. Benturan pun tak terhindarkan,” ujar Iptu Abdul Majid.

Petugas Satlantas Polres Majene bersama anggota Polsek Sendana segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian, mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan saksi.

Baca Juga  Ditinggal Bekerja, Rumah Tukang Kayu di Baruga Dhua Terbakar — Warga dan Polisi Bahu-Membahu Padamkan Api

Akibat kejadian itu, pengendara dan penumpang motor mengalami luka berat. Pengemudi mobil turut membantu mengevakuasi keduanya ke Puskesmas Pamboang. Namun nyawa Fahrul tak terselamatkan setelah dinyatakan meninggal dunia akibat patah leher dan cedera serius lainnya. Sementara Fitrah Farhana harus dirujuk ke RSUD Majene untuk penanganan intensif.

Baca Juga  Siswa SMK Kelautan Majene Tewas Tenggelam di Pantai Parappe

“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terlebih di jalur poros Majene–Mamuju yang memiliki sejumlah titik rawan kecelakaan,” tegas Kasat Lantas.

Hingga kini, Unit Laka Lantas Polres Majene masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, rekam jejak pengemudi, serta analisis titik rawan di lokasi.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan ekstra di jalur pegunungan dan tikungan sempit yang kerap memicu kecelakaan fatal di Sulawesi Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *