Gempa Poso M6,0: Suasana Panik Selimuti RSUD Poso, Pasien Dievakuasi ke Luar Gedung

SWARAMANDAR.COM, POSO, SULTENG – Suasana kepanikan menyelimuti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis malam (24/7/2025), usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah tersebut sekitar pukul 21.08 WITA.

Guncangan yang cukup kuat membuat pasien, keluarga, hingga petugas medis RSUD Poso sontak berhamburan keluar ruangan demi menyelamatkan diri. Dalam siaran langsung yang diunggah oleh akun Facebook bernama Imel, terlihat situasi mencekam di dalam rumah sakit.

Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah pasien dalam kondisi terbaring panik, sementara keluarga pasien tampak cemas dan mencoba menenangkan kerabat mereka yang sedang dirawat. Beberapa perawat juga terlihat sigap membantu mengevakuasi pasien dari bangsal menuju area terbuka rumah sakit.

“Kami kaget, lantai bergetar cukup kuat. Beberapa plafon terdengar berderak. Pasien langsung kami bawa keluar dengan brankar,” ujar seorang petugas jaga malam RSUD Poso yang enggan disebut namanya.

Evakuasi Dilakukan Spontan dan Terkendali

Meski kepanikan sempat terjadi, proses evakuasi disebut berjalan cukup tertib. Beberapa pasien rawat inap bahkan masih dalam kondisi diinfus saat dibawa keluar gedung. Petugas medis berusaha menjaga ketenangan pasien sembari memastikan mereka berada di tempat yang aman.

Di halaman rumah sakit, sejumlah warga terlihat membantu memindahkan tempat tidur pasien ke area yang lebih lapang. Beberapa pasien lanjut usia tampak didampingi oleh anggota keluarga yang mencoba menenangkan mereka di bawah teras rumah sakit.

“Kami belum tahu aman atau tidak di dalam, jadi sementara tunggu di luar dulu,” kata Siti, salah satu keluarga pasien yang ikut dievakuasi.

RSUD Siaga, BPBD Pantau Dampak Gempa

Pihak RSUD belum merilis pernyataan resmi terkait kondisi bangunan pascagempa. Namun dari pantauan awal, tidak terlihat adanya kerusakan besar atau reruntuhan di area rumah sakit. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso juga dikabarkan mulai menyisir gedung-gedung publik termasuk RSUD untuk memastikan keamanan struktur bangunan.

Sementara itu, menurut laporan BMKG, gempa berpusat di darat, sekitar 70 kilometer barat daya Poso, pada kedalaman 10 kilometer. Guncangan dilaporkan terasa cukup luas hingga ke wilayah luar Poso, namun tidak berpotensi tsunami.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang tidak resmi. Tetap waspada terhadap gempa susulan,” ujar Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Arman Lasena.

Media Sosial Dipenuhi Video Kepanikan

Tak hanya RSUD, media sosial juga dibanjiri unggahan video dari warga yang merekam momen saat gempa terjadi. Banyak warga mengaku belum pernah merasakan guncangan sekuat ini dalam beberapa tahun terakhir.

Beberapa netizen menyuarakan kekhawatiran atas keselamatan keluarga mereka yang sedang dirawat di rumah sakit. Namun banyak pula yang memuji respons cepat petugas RSUD dalam menangani situasi darurat tersebut.

Kesiapsiagaan Jadi Kunci

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya prosedur tanggap darurat di fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan jumlah pasien yang rentan dan keterbatasan mobilitas, rumah sakit menjadi salah satu lokasi yang paling krusial saat bencana terjadi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian di RSUD Poso memperlihatkan betapa pentingnya pelatihan evakuasi dan kesiapsiagaan di tengah kondisi geografis Indonesia yang rawan gempa bumi.

Baca Juga  Hendak Pulang Ambil Cangkul, Rusdi Meregang Nyawa Tersambar Petir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *