ASN Baru di Pasangkayu Ditempa Jadi Agen Perubahan, BPSDMD Sulbar Tekankan Karakter & Integritas

SWARAMANDAR.COM, PASANGKAYU – Bagi puluhan ASN baru di Kabupaten Pasangkayu, Agustus 2025 menjadi bulan yang tak terlupakan. Mereka menjalani hari-hari penuh pembelajaran di Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklat Dasar) yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Barat bersama Pemkab Pasangkayu.

Memasuki hari ketiga, Rabu (13/8/2025), suasana pelatihan semakin hangat. Metode blended learning—paduan pembelajaran daring dan tatap muka—membuat peserta bisa berinteraksi, berdiskusi, dan saling menguatkan. Bagi mereka, ini bukan sekadar kewajiban formal, tapi titik awal perjalanan sebagai pelayan publik yang sesungguhnya.

Kepala BPSDMD Sulbar, drg. Asran Masdy, menegaskan bahwa Latsar ini adalah wujud nyata Program Panca Daya ke-3 Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni membangun SDM unggul dan berkarakter.
“ASN kita harus lebih berkualitas, cerdas, smart, dan punya jiwa perubahan. Harapannya, setelah Latsar ini mereka kembali ke instansi masing-masing sebagai aparatur yang siap membawa Sulbar lebih maju dan sejahtera,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga  Kades Jengen Raya Ucapkan Terima kasih Kepada Wagub Sulbar

Bagi Rahma, salah satu peserta, pengalaman ini terasa istimewa. “Saya belajar bahwa menjadi ASN itu bukan hanya soal bekerja di kantor, tapi melayani dengan hati, menjaga integritas, dan memberi yang terbaik untuk masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga  Safari Ramadan di Pasangkayu, Gubernur SDK Tegaskan Dukungan Pemprov Atasi Masalah BPJS, Pembangunan Infrastruktur, dan Intervensi Kemiskinan

Diklat Dasar ini juga menekankan nilai-nilai etika, kedisiplinan, dan profesionalisme. Peserta dilatih memahami tugas pokok, fungsi, dan peran sebagai bagian dari roda pemerintahan. Lebih dari itu, mereka dipacu untuk menjadi sosok teladan di tengah masyarakat.

Baca Juga  BPBD Sulbar ke Pasangkayu Bahas Antisipasi Cuaca Ekstrem

Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang diperkuat selama pelatihan, para ASN baru ini diharapkan menjadi motor perubahan di daerahnya—membawa energi positif, gagasan segar, dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *