Satpolairud Polres Majene Kawal Ketat Peserta Sandeq, Pastikan Keamanan Hingga Finis di Pamboang

SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Majene melaksanakan pengawalan dan pengamanan jalannya lomba perahu tradisional Sandeq yang melintas di wilayah perairan Kabupaten Majene, hingga mencapai garis finis di Kecamatan Pamboang, Kamis (21/8/2025).

Pengamanan di laut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Majene, Iptu Armin, menggunakan Kapal RIB (Rigid Inflatable Boat). Ia didampingi KBO serta personel Satpolairud yang secara sigap melakukan pemantauan dan pengawalan terhadap seluruh peserta lomba.

Kapal patroli Satpolairud menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan peserta. Selain mengawal, petugas juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kendala teknis yang mungkin terjadi selama perjalanan di laut.

Baca Juga  Kedapatan Bawa Sabu, Satresnarkoba Polres Majene Ciduk Seorang Pria di Daerah Pappota

Iptu Armin menyampaikan, pengawalan ini merupakan bentuk dukungan penuh dari Kepolisian Resor Majene terhadap kegiatan budaya dan pariwisata lokal. “Kami ingin memastikan seluruh rangkaian lomba berlangsung aman, lancar, dan peserta dapat berlayar dengan selamat hingga finis,” ujarnya.

Tidak hanya di laut, sebagian personel juga disiagakan di darat — tepatnya di sepanjang pesisir pantai — bersama personel Satuan Samapta Polres Majene serta jajaran Polsek Pamboang. Kolaborasi ini penting untuk menjaga ketertiban penonton dan masyarakat yang hadir.

Paredean pengamanan ini ditujukan agar penonton tetap tertib, menghindari kerumunan berlebihan, dan menjaga jarak aman dari jalur perahu Sandeq. “Keselamatan peserta dan masyarakat adalah yang utama,” tambahnya.

Baca Juga  Warga Totolisi Jadi Korban Tabrak Lari, Polsek Sendana Lakukan Penyelidikan

Masyarakat menyambut baik upaya pengamanan tersebut. Banyak penonton merasa lebih tenang dan nyaman menyaksikan lomba, karena melihat aparat kepolisian sigap dan profesional dalam mengatur arus kegiatan.

Untuk menghadapi potensi keadaan darurat, personel Satpolairud telah menyiapkan peralatan keselamatan lengkap hingga sarana evakuasi siaga di laut. Ini menjadi langkah antisipatif untuk menanggulangi situasi yang tidak diinginkan.

“Tradisi Sandeq ini adalah kebanggaan masyarakat Mandar. Kami ingin seluruh rangkaian bisa berjalan lancar, sehingga budaya ini tetap lestari dan bisa dinikmati masyarakat luas,” kata Iptu Armin, menegaskan nilai budaya yang diusung lomba.

Kapolres Majene, AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., menambahkan bahwa pengamanan ini bukan tugas biasa, melainkan bentuk pengabdian dan komitmen Polri terhadap masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan budaya yang menjadi kebanggaan Sulawesi Barat ini berjalan dengan aman. Kepolisian akan selalu mendukung setiap kegiatan positif masyarakat,” tegasnya .

Baca Juga  Revitalisasi Amburadul, Pembangunan WC Guru SDN 41 Rangas Tuai Sorotan

Berkat pengamanan ketat dari Satpolairud Polres Majene, seluruh peserta berhasil melintasi perairan Kabupaten Majene dengan aman dan selamat hingga finis di Pamboang. Tidak tercatat insiden berarti yang mengganggu jalannya lomba.

Ke depan, Polres Majene berkomitmen memperkuat sinergi bersama masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan setiap kegiatan budaya. Dengan dukungan terpadu, tradisi Sandeq akan terus menjadi kebanggaan lokal sekaligus daya tarik pariwisata nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *