“Digitalisasi Layanan Kesehatan Dimulai! Dinkes Sulbar, Kominfo, dan Mahasiswa Unsulbar Bangun Klinik Pratama Canggih”

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus menapaki era baru pelayanan publik berbasis teknologi. Kali ini, sektor kesehatan menjadi sorotan utama melalui pengembangan layanan digital di Klinik Pratama Kantor Gubernur Sulbar.

Mengusung semangat kolaborasi, proyek ini menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, Dinas Kominfopers, serta mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Bersama, mereka membangun sistem digital untuk memudahkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat dan aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov.

Bertempat di Kantor Dinas Kominfo, para mahasiswa Unsulbar bersama Tim IT Kominfo dan Dinkes tengah mengembangkan sebuah website layanan kesehatan terintegrasi. Website ini akan mencakup sistem antrian online, pencatatan data kunjungan pasien, serta informasi dan edukasi kesehatan yang dapat diakses publik secara real-time.

Baca Juga  Keseringan Makan Pisang Goreng, Catat Dampaknya ke Tubuh

“Digitalisasi ini bukan sekadar urusan teknologi. Ini adalah lompatan menuju pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga,” tegas Muh Saleh, Ketua Tim Kerja Data, Informasi dan Kehumasan Dinas Kesehatan Sulbar.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang dikenal vokal dalam mendorong reformasi birokrasi, sebelumnya telah menekankan pentingnya efisiensi layanan publik. Langkah digitalisasi ini menjadi bukti konkret dari arahan tersebut.

Baca Juga  RSUD Majene Jadi Contoh Pengelolaan Keuangan BLUD di Sulbar

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Hj. Nursyamsi Rahim, menyambut baik langkah ini dan menegaskan bahwa transformasi layanan primer adalah bagian vital dari Enam Pilar Transformasi Kesehatan yang sedang dijalankan.

“Inilah wajah baru pelayanan kesehatan Sulbar yang lebih modern, adaptif, dan ramah teknologi. Kolaborasi ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana lintas sektor membangun sistem kesehatan yang lebih kuat,” ungkap dr. Nursyamsi.

Baca Juga  Direktur RSUD Majene Berharap Dapat Akreditasi Paripurna Tahun Ini

Tak hanya berdampak pada kualitas layanan, proyek ini juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa Unsulbar. Mereka turut merancang, membangun, dan menguji sistem digital yang kelak bisa diadopsi di klinik-klinik lain se-Sulbar.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Klinik Pratama Digital di Kantor Gubernur Sulbar menjadi pionir transformasi kesehatan digital di Sulawesi Barat — membuka jalan menuju pelayanan publik yang lebih baik, efisien, dan inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *