SWARAMANDAR.COM, MAKASSAR, SULSEL– Sebanyak 24 pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menjalani uji kompetensi di Kantor Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN Makassar, 2–4 September 2025.
Proses seleksi ini diikuti oleh para kepala perangkat daerah dengan agenda utama wawancara pendalaman. Aspek yang dinilai meliputi kompetensi manajerial, teknis, sosial kultural, hingga pemahaman terhadap visi-misi kepala daerah.
Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat, M. Natsir, yang hadir langsung dalam proses penilaian menegaskan pentingnya integritas dalam seleksi ini. Menurutnya, uji kompetensi bukan sekadar formalitas, tetapi instrumen penting untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas sesuai kebutuhan organisasi.
“Uji kompetensi merupakan langkah untuk menempatkan pejabat yang tepat pada posisi strategis. Kami berharap melalui penilaian yang objektif, Pemkab Mamuju Tengah memiliki pejabat yang profesional, berintegritas, serta mampu mendukung visi-misi kepala daerah dalam meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.
M. Natsir juga menekankan bahwa seleksi ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Uji kompetensi ini menjadi bagian dari mekanisme pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama berbasis merit system. Artinya, pejabat dipilih berdasarkan kualifikasi, bukan sekadar pertimbangan politis.
Selain integritas, inovasi juga menjadi faktor penting. “Kami berharap hasil uji kompetensi ini melahirkan pejabat yang tidak hanya memenuhi syarat teknis, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat Mamuju Tengah,” tambah M. Natsir.
Pelaksanaan seleksi yang transparan dan akuntabel diharapkan menjadi pondasi penguatan birokrasi di daerah. Dengan begitu, ke depan, pelayanan publik bisa lebih cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Hasil uji kompetensi ini akan menjadi rekomendasi penting dalam penentuan pejabat tinggi pratama di Pemkab Mamuju Tengah, sekaligus wujud komitmen menghadirkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada kepentingan rakyat.







