SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Sabtu malam (23/08/2025), perahu-perahu Sandeq Silumba 2025 yang tengah melakoni etape kedua akhirnya tiba dan berlabuh di Desa Banua Sendana, Kabupaten Majene. Kedatangan para passandeq disambut meriah dengan pesta rakyat yang dipadati masyarakat setempat.
Sejak sore hari, warga telah memenuhi pesisir pantai Banua Sendana untuk menantikan kedatangan perahu sandeq yang dikenal sebagai perahu layar tercepat di Nusantara itu. Puluhan perahu sandeq peserta lomba terlihat berjejer rapi setelah menempuh perjalanan panjang dari etape sebelumnya.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai atraksi rakyat, hiburan musik, dan lapak UMKM lokal yang menjajakan aneka kuliner khas Mandar. Kehadiran pesta rakyat ini menambah keceriaan sekaligus menjadi ajang silaturahmi masyarakat pesisir.
Bupati Majene, Dr. Andi Sukri Tammalele, turut hadir langsung menyaksikan penyambutan etape kedua Sandeq Silumba 2025. Bersama rombongan, Bupati menyempatkan diri bertandang ke rumah salah satu tokoh masyarakat yang dituakan di Banua Sendana, yakni Aco Mas Wandi.
Di rumah Aco Mas Wandi, Bupati Andi Sukri terlihat berbincang santai bersama masyarakat. Perbincangan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditemani oleh Penjabat Kepala Desa Banua Sendana, Darmawi, SE, yang turut hadir menyambut rombongan pemerintah daerah.
Kehadiran Bupati di tengah masyarakat ini semakin mempertegas bahwa Sandeq bukan hanya sebuah lomba layar, melainkan juga momentum mempererat tali silaturahmi antara pemimpin dan rakyat. “Kami ingin kegiatan ini menjadi milik masyarakat, dirasakan kebersamaannya, dan terus dilestarikan,” ucap Bupati singkat.
Sementara itu, masyarakat Banua Sendana menyambut dengan antusias kehadiran Bupati dan rombongan. Mereka menganggap momen ini sebagai bentuk penghargaan bagi para passandeq sekaligus pengikat erat hubungan antara pemerintah daerah dan warga pesisir.
Tak hanya menunggu kedatangan para passandeq, Bupati bersama masyarakat juga menanti kehadiran Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H, Suhardi Suka, MM. yang dijadwalkan hadir menyaksikan langsung jalannya etape kedua ini. Gubernur direncanakan akan bergabung dalam rangkaian acara pesta rakyat di Banua Sendana.
“Ini bukan sekadar lomba perahu, tetapi sebuah pesta budaya yang mengangkat marwah Mandar di mata nasional,” ujar salah satu tokoh masyarakat, Aco Mas Wandi, saat berbincang dengan Bupati. Ia menegaskan pentingnya menjaga warisan maritim ini agar terus dikenal generasi muda.
Dengan berlabuhnya perahu-perahu sandeq di Banua Sendana, masyarakat dapat menyaksikan langsung keelokan perahu tradisional Mandar yang sarat filosofi. Para passandeq juga mendapat kesempatan beristirahat sebelum melanjutkan etape terakhir menuju Malunda.
Acara penyambutan ini sekaligus menjadi ajang promosi budaya dan wisata daerah. Pantai Banua Sendana yang indah menjadi saksi semangat juang para passandeq sekaligus keramahan masyarakat Majene yang selalu terbuka untuk menyambut tamu.
Etape kedua Sandeq Silumba 2025 ini diharapkan semakin memperkuat identitas budaya maritim Mandar, mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus menggerakkan roda ekonomi rakyat. Dari Banua Sendana, semangat pelaut sejati Mandar terus berkibar, membawa pesan persaudaraan dan kebanggaan bagi seluruh Sulawesi Barat.







