SWARAMANDAR.COM, POLMAN – Akses utama poros Polman–Mamasa mendadak lumpuh pada Jumat (22/8/2025) sore setelah sebuah pohon besar tumbang melintang di badan jalan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 Wita di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar.
Tumbangnya pohon berukuran besar itu bukan hanya menutup jalur kendaraan, tetapi juga merusak jaringan kabel Telkom dan TV kabel yang berada di sisi jalan. Warga yang sedang melintas pun panik, karena lalu lintas macet total dan arus kendaraan mengular di kedua arah.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Polewali bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Darma, Aipda Amirullah, segera bergegas menuju lokasi kejadian. Tanpa menunggu lama, petugas langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi agar tidak terjadi kecelakaan.
Kehadiran polisi disambut lega oleh warga. Banyak pengendara yang sudah terjebak di jalan poros sejak pohon tumbang, khawatir perjalanan mereka tertunda lama, terutama kendaraan besar yang tidak bisa berputar arah.
Melihat kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Kelurahan Darma dan masyarakat sekitar kemudian berinisiatif melakukan evakuasi darurat. Mereka bergotong royong menyingkirkan batang pohon dengan peralatan seadanya, termasuk sebuah mesin gergaji (chainsaw) yang dipinjam dari warga.
Proses evakuasi tidak mudah. Pohon yang tumbang berukuran besar dan berat, membuat warga harus bekerja keras. Hujan sisa sore yang masih turun menambah licin permukaan jalan dan membuat pekerjaan penuh risiko. Namun, kerja sama dan semangat gotong royong membuat suasana penuh kebersamaan.
Sekitar pukul 18.20 Wita, sebagian besar batang pohon berhasil dipotong dan disingkirkan ke tepi jalan. Akses kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan besar pun akhirnya kembali terbuka. Suara sorak syukur terdengar dari warga yang sempat terjebak macet panjang.
Seorang pengendara mobil travel tujuan Mamasa, Rahman (42), mengaku sangat terbantu dengan kesigapan aparat dan warga. “Kami sudah terjebak hampir setengah jam. Kalau tidak ada polisi dan warga yang sigap, mungkin kami masih menunggu lama. Alhamdulillah jalan bisa terbuka kembali,” ujarnya dengan wajah lega.
Hal senada disampaikan Yanti (35), seorang ibu rumah tangga yang membawa anak kecil di sepeda motor. “Awalnya saya takut sekali, karena hujan deras dan jalan gelap. Syukur sekali ada bapak-bapak yang cepat menyingkirkan pohon. Anak saya bisa pulang dengan selamat,” ungkapnya.
Untuk penanganan lebih lanjut, kepolisian berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Polman. Pembersihan menyeluruh rencananya dilakukan agar jalur benar-benar aman bagi pengguna jalan.
Kapolsek Polewali, Iptu Samsul Bahri Subu melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Darma, Aipda Amirullah, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. “Kami mengajak warga agar berhati-hati saat berkendara, terutama di jalan poros yang banyak ditumbuhi pohon besar. Cuaca yang tidak menentu bisa menimbulkan kejadian serupa kapan saja,” ujarnya.
Kejadian pohon tumbang ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Tanpa menunggu tim teknis datang, kebersamaan warga dengan polisi dan TNI menjadi kunci utama terbukanya kembali jalur vital yang menghubungkan Polman dan Mamasa pada Jumat sore itu.
Humas Polres Polman







