SWARAMANDAR.COM, JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya menjaga kepentingan petani dan konsumen di tengah maraknya isu miring soal harga beras. Amran menyebut narasi yang menyudutkannya adalah framing keliru yang sengaja dimainkan mafia pangan.
“Jangan percaya narasi palsu. Pemerintah tegas menjaga HPP (Harga Pembelian Pemerintah) untuk lindungi petani, dan HET (Harga Eceran Tertinggi) untuk lindungi konsumen. Itulah komitmen kami,” ujar Amran, Senin (26/8/2025).
Amran menegaskan harga beras di Indonesia sangat sensitif. Perubahan sedikit saja bisa memicu kegaduhan. Karena itu, kebijakan HPP dan HET dipertahankan sebagai bentuk keberpihakan negara kepada rakyat.
Ia menambahkan, mafia pangan sengaja menyebarkan hoaks untuk melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. “Kami tidak akan mundur. Siapa pun yang bermain curang akan ditindak tegas bersama Satgas Pangan,” tegasnya.
Amran mengajak seluruh masyarakat untuk melawan narasi keliru dan mendukung kebijakan pro-rakyat. “Sebarkan kebenaran. Negara hadir untuk petani dan konsumen. Mari bersama kita hajar mafia pangan demi kedaulatan bangsa,” pungkasnya.







