Majene  

Berkomitmen Untuk Membangun Desa, Pj Kades Banua Adolang Temui Kemendes

SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Banua Adolang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, A. Ihsan Baso, SE, terus menunjukkan komitmennya untuk membangun desa yang ia pimpin.

Baru saja diangkat melalui Surat Keputusan Bupati Majene Nomor: 800.1.3.3/2614/V/2025, yang berlaku sejak 1 Juni hingga 31 Desember 2025, Ihsan langsung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Jakarta.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat Banua Adolang, sebuah desa yang tergolong terpencil dan masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama dalam hal infrastruktur dasar seperti jalan penghubung antar dusun.

Dalam kunjungannya ke ibu kota pada Kamis, 26 Juni 2025, A. Ihsan Baso diterima langsung oleh Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, Bapak Nursaid, S.Sos, MM. Pertemuan itu berlangsung hangat dan penuh semangat, membahas berbagai program potensial yang dapat diakses oleh desa-desa tertinggal seperti Banua Adolang.

Baca Juga  Pelaku Umkm Gembira Dengan Adanya Celebes Heritage Festifal

“Kami harus bergerak cepat untuk melakukan koordinasi dengan Kemendes. Desa kami tergolong terpencil dan sangat membutuhkan dukungan dana stimulan dari Pemerintah Pusat, khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur jalan serta program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar A. Ihsan Baso usai pertemuan.

Menurutnya, pembangunan jalan desa bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kunci pembuka keterisolasian wilayah yang selama ini menjadi kendala utama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Baca Juga  KPM BONE Bantu Korban Kebakaran di Tanjung Batu

Selain itu, Ihsan juga menyoroti pentingnya dukungan pusat dalam pengembangan potensi lokal desa, seperti pertanian, perikanan, serta pelatihan keterampilan kerja bagi pemuda desa.

“Jika infrastruktur dasar dan SDM desa kami diperhatikan, maka Banua Adolang bisa lebih cepat maju dan masyarakatnya pun akan merasakan dampak nyata dari pembangunan,” tambahnya.

Langkah cepat A. Ihsan Baso ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan aparat desa yang melihat bahwa kepemimpinan baru ini membawa angin segar dan harapan baru bagi Banua Adolang.

Sementara itu, Bapak Nursaid menyambut baik aspirasi tersebut dan berjanji akan mengkaji usulan yang disampaikan, serta mengarahkan Pj Kades untuk mengikuti program-program prioritas dari kementerian, termasuk Dana Desa Tematik dan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD).

Baca Juga  Dana Zakat ASN Diduga ‘Macet’ di Dinas Pendidikan Majene, BAZNAS: Sejak Januari Tak Ada Setoran Masuk

“Kami selalu terbuka untuk kepala desa yang proaktif seperti ini. Kami akan bantu fasilitasi dan dorong agar desa-desa tertinggal dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan nasional,” ungkap Nursaid.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi antara Pemerintah Desa Banua Adolang dan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah terluar, tertinggal, dan termiskin.

Di tengah keterbatasan, semangat juang A. Ihsan Baso menjadi contoh nyata kepemimpinan yang visioner dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat perubahan dan dorongan kuat dari berbagai pihak, Banua Adolang kini menatap masa depan dengan lebih optimis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *