Majene  

Kadis Pendidikan Majene Klarifikasi Isu Dana Zakat Baznas: Tegaskan Koordinasi Tetap Berjalan

SWARAMANDAR.COM, MAJENE — Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, A. Asraf Tammalele, S.Sos., memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan mengenai dana zakat yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Majene yang disebut-sebut tidak terkoordinasi dengan instansinya.

Klarifikasi tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah media massa lokal yang digelar di Rumah Kadis Pendidikan Majene diwaktu jam istirahat. Langkah ini, kata Asraf, diambil untuk meluruskan informasi yang telah beredar di ruang publik agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

“Kami mencermati adanya pemberitaan yang menyebut dana zakat Baznas belum terkoordinasi dengan Disdikpora. Karena itu, kami merasa perlu menyampaikan penjelasan secara terbuka agar informasi yang diterima masyarakat utuh dan berimbang,” ujar Asraf di hadapan awak media.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Teken Surat Pernyataan Beasiswa Kedokteran, Siapkan Dokter Muda untuk Masa Depan Daerah

Asraf menegaskan, sepanjang dana zakat tersebut berkaitan dengan program pendidikan, pihak Disdikpora Majene selalu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Baznas. Koordinasi itu, lanjutnya, dilakukan untuk memastikan penyaluran dana zakat benar-benar tepat sasaran, sesuai regulasi, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Majene.

“Koordinasi dengan Baznas tetap berjalan, khususnya untuk program-program yang menyentuh sekolah dan peserta didik. Prinsip kami jelas, dana zakat harus dikelola secara efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Baca Juga  Aksi Bersih-bersih PJs Bupati Majene di Pasar Oleh-oleh Lembang

Meski demikian, Asraf tidak menutup mata terhadap pentingnya evaluasi. Ia mengapresiasi peran media yang telah mengangkat isu tersebut, karena dinilainya sebagai pengingat bagi semua pihak agar memperkuat komunikasi lintas lembaga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media. Kritik dan pemberitaan seperti ini menjadi alarm bagi kami untuk terus memperbaiki pola koordinasi dan keterbukaan informasi,” tambahnya.

Ke depan, Disdikpora Majene, kata Asraf, akan mendorong kerja sama yang lebih intens dengan Baznas Majene, termasuk dalam penyusunan laporan penggunaan dana zakat yang dapat diakses publik. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

Baca Juga  Bupati Majene Serahkan Bantuan ke Masjid Miftahul Hikmah

Sementara itu, perwakilan media yang hadir menyambut baik klarifikasi tersebut dan menyatakan komitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Dengan adanya klarifikasi ini, Disdikpora Majene berharap polemik terkait koordinasi dana zakat Baznas dapat disikapi secara proporsional, serta menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan media demi kepentingan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *