Harga Beras Melonjak, Polres Majene & Bulog Luncurkan Gerakan Pangan Murah Dorong Daya Beli Warga

SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Lonjakan harga beras yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mendorong Polres Majene bekerja sama dengan Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Majene menggelar Gerakan Pangan Murah bertema “Polri untuk Masyarakat”. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli warga dan menstabilkan harga pangan strategis di wilayah setempat.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (9/8/2025) di ruas jalan depan Kantor DPRD Majene ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Majene, IPTU Muhammad Irwan, didampingi Kanit Bhabinkamtibmas IPDA Fitrah. Program ini merupakan tindak lanjut instruksi Mabes Polri kepada seluruh jajaran kepolisian agar terlibat aktif dalam pengendalian harga pangan.

“Ini perintah langsung dari pimpinan untuk melaksanakan gerakan pangan murah. Tujuannya adalah membantu meringankan beban masyarakat. Siapa saja boleh berbelanja di sini tanpa batasan,” ujar IPTU Muhammad Irwan.

Baca Juga  Kompolnas Puji Terobosan Biddokkes Polda Sulbar: Klinik Terapung Hingga Ambulance Gratis

Dalam bazar tersebut, disediakan 150 karung beras (masing-masing 5 kg) dengan harga Rp58.000 per karung, jauh di bawah harga pasaran. Selain itu, tersedia pula minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp15.000. Seluruh kebutuhan pokok dipasok langsung oleh Bulog untuk memastikan kualitas dan kestabilan harga.

Baca Juga  Kapolsek Sendana Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Dua Sekolah Dasar di Kecamatan Tubo Sendana

Kasat Binmas menegaskan bahwa kegiatan serupa akan digelar secara bergilir di kecamatan dan desa di seluruh Kabupaten Majene, agar masyarakat di berbagai wilayah dapat merasakan manfaatnya.

Gerakan ini mendapat sambutan positif dari warga yang memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Beberapa warga mengaku kegiatan ini sangat membantu, terutama di tengah melonjaknya harga beras yang memicu kekhawatiran akan menurunnya daya beli.

Baca Juga  Seksi Propam Polres Majene Gelar Gaktiblin Mendadak di Polsek Sendana

Pemerintah dan kepolisian berharap, sinergi antarinstansi dalam program pangan murah ini dapat menjadi solusi jangka pendek untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus mencegah gejolak ekonomi di masyarakat.

“Dengan langkah ini, kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi semua kalangan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” pungkas IPTU Muhammad Irwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *