SWARAMANDAR.COM, MAJENE — Pemerintah Kabupaten Majene menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80, yang dirangkaikan dengan HUT KORPRI ke-54, pada Selasa (25/11/2025) di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene. Dengan mengusung tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat; Guru Bermutu, Indonesia Maju; Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh apresiasi terhadap para insan pendidikan.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri, SE., MM selaku Pembina Upacara. Perwira Upacara adalah Muliadi S, S.Pd., M.Pd (Kepala UPTD SMA Negeri 1 Majene), dan Rusdan, S.Pd (Kepala SD Negeri 9 Tande) bertindak sebagai Komandan Upacara.
Kegiatan turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, OPD, serta sekitar 100 tamu undangan. Sejumlah tokoh yang hadir antara lain:
Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, S.T., M.I.P (Dandim 1401/Majene)
Iptu M. Faridon Badri, KM., S.Tr.K (Kasatreskrim Polres Majene)
Andi Irfan, S.H., M.H (Kajari Majene)
Samsidar, S.H., M.H (Ketua Pengadilan Agama Majene)
Wildan Maulana, S.H (Hakim PN Majene)
Junaidi Nuhung (Wakil Ketua I DPRD Majene)
Pimpinan Unsulbar, STAIN Majene, dan sejumlah OPD lingkup Pemkab Majene.
Pesan Bupati: Guru Tetap Menjadi Penyangga Peradaban, Tetap Adaptif di Era Digital
Dalam sambutannya, Bupati Achmad Syukri memberikan penghormatan mendalam kepada seluruh guru atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa.
“Peringatan ini adalah momentum bagi kita untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang telah berbakti mendidik generasi penerus bangsa. Dengan guru yang hebat, Indonesia akan semakin kuat menghadapi tantangan zaman,” tegas Bupati.
Beliau juga menekankan pentingnya kemampuan guru beradaptasi dengan teknologi, mengintegrasikan pembelajaran digital, serta menjaga solidaritas dalam dunia pendidikan.
Penandatanganan MoU dan Kerja Sama Strategis Pendidikan
Peringatan Hari Guru Nasional di Majene juga dirangkaikan dengan sejumlah penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab Majene dan berbagai lembaga pendidikan tinggi, di antaranya:
Universitas Terbuka Majene
STAIN Majene
Sikes Marrendeng – Sikoes Bina Bangsa
Fakultas Peternakan & Perikanan Unsulbar
Fakultas Pertanian & Kehutanan Unsulbar
Fakultas Teknik Unsulbar
Fakultas Ilmu Pendidikan & Olahraga Unsulbar
Kerja sama ini menguatkan komitmen bersama untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di Majene.
Apresiasi GTK 2025: Guru dan Tenaga Kependidikan Majene Raih Prestasi Tingkat Provinsi
Sebanyak 12 guru dan tenaga kependidikan Majene menerima penghargaan atas prestasi mereka pada ajang Apresiasi GTK Tahun 2025 tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Beberapa di antaranya:
Mughniati, S.Pd (TK Alhidayah) — Juara 1 GTK Dedikatif Kepala TK
Ranti A, S.I.P., M.Pd (SMP Negeri 2 Majene) — Juara 1 GTK Transformatif Tenaga Perpustakaan
Fahrullah Djamal, S.I.P (SMP Negeri 2 Majene) — Juara 1 GTK Transformatif Tenaga Laboratorium
M. Ilham, S.Pd., M.Pd (UPTD SMAN 3 Majene) — Juara 1 GTK Transformatif Kepala SMA
Dan sederet penerima prestasi lainnya dari jenjang TK hingga SLB.
Selain itu, Pemkab Majene juga memberi penghargaan purna bakti kepada para guru dan pengawas yang telah mengabdikan hidupnya bagi pendidikan daerah.
Tali Asih, Penghargaan Paskibraka, dan Penyerahan Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Dalam rangkaian kegiatan, diberikan pula tali asih kepada masyarakat kurang mampu serta penghargaan kepada Paskibraka Kabupaten Majene.
Pemkab Majene bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian secara simbolis kepada ahli waris tenaga non ASN dan perangkat desa, dengan total santunan mencapai ratusan juta rupiah.
Di antaranya:
Ahli waris Alm. Risal (Dishub): Rp 118.000.000 + Rp 87.000.000 beasiswa
Ahli waris Alm. Budiman (Dinas Pendidikan): Rp 42.000.000
Ahli waris Alm. Dafira (Kel. Pangali-Ali): Rp 42.000.000
Ahli waris perangkat desa Tallambalo & Sendana: masing-masing Rp 42.000.000
Kegiatan Berlangsung Tertib dan Khidmat
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib hingga selesai pada pukul 09.30 Wita. Peringatan Hari Guru Nasional di Majene tahun ini bukan sekadar seremoni, namun menjadi momentum penting memperkuat sinergi pemerintah, pendidik, dan masyarakat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.







