SWARAMANDAR.COM, MAMUJU, 21/12/25 – Aksi balap liar yang telah lama mengganggu ketertiban umum dan mengancam keselamatan warga akhirnya mendapat hukuman bertindak. Dalam rangka Operasi Lilin Marano 2025, Polresta Mamuju menggelar razia mendadak pada Minggu (21/12) dini hari, berhasil membubarkan kelompok pelaku dan mengamankan kendaraan mereka di dua titik rawan: Jalan Arteri Mamuju dan kawasan depan Pasar Baru Mamuju.
Operasi yang melibatkan personel Satgas Preventif dan Satgas Kamseltibcar ini tidak dilakukan secara sewenang-wenang – aparat telah melakukan pemantauan intensif selama beberapa hari terakhir, merespons laporan masif dari masyarakat yang merasa terganggu oleh suara mesin keras dan risiko kecelakaan akibat balapan liar.
Pada saat para pelaku mulai memacu kendaraan mereka dengan kecepatan tinggi di jalan umum, tim kepolisian langsung bergerak sigap, menutup semua ruang gerak agar tidak ada yang dapat melarikan diri.
Kasat Samapta Polresta Mamuju, Iptu Sirajuddin, selaku Kasatgas Preventif, menekankan bahwa tindakan tersebut adalah bentuk komitmen kepolisian untuk menjawab harapan masyarakat.
“Kami telah melakukan pengawasan menyeluruh pada lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar. Begitu kami memastikan mereka mulai melakukan aktivitas ilegal, tim langsung turun tangan. Hasilnya, tiga unit sepeda motor yang digunakan untuk balapan berhasil kami amankan sebagai barang bukti hukum, dan setiap pelanggar telah dikenakan sanksi tilang sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Iptu Sirajuddin dalam konferensi pers singkat.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas semata, melainkan ancaman serius bagi keselamatan publik. Banyak kendaraan yang dimodifikasi tanpa standar keamanan, kecepatan yang tidak terkendali di jalan yang digunakan untuk aktivitas umum, serta minimnya penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm standar menjadi faktor risiko utama yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal – baik bagi pelaku sendiri maupun pengguna jalan lain yang tidak menyangka akan adanya balapan. Selain itu, kebisingan mesin yang menggema pada malam hingga dini hari juga mengganggu kualitas istirahat warga sekitar.
Polresta Mamuju menegaskan sikap tegas bahwa tidak akan ada ruang kompromi bagi segala bentuk pelanggaran yang mengganggu keamanan dan ketertiban selama Operasi Lilin Marano 2025 berlangsung.
“Kami akan terus meningkatkan frekuensi patroli dan pengawasan, terutama di lokasi-lokasi yang telah teridentifikasi sebagai zona rawan balap liar. Kehadiran aparat akan lebih terasa, baik pada malam hari maupun dini hari, untuk mencegah terjadinya aktivitas ilegal tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Kami memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kondisi kamtibmas tetap kondusif, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru yang akan datang. Setiap bentuk pelanggaran termasuk balap liar akan kami tangani dengan penuh tegas sesuai aturan hukum.”
Di akhir keterangan, pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan khusus kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam aktivitas berbahaya tersebut.
“Kami mengajak anak muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas mereka pada kegiatan positif yang bermanfaat, seperti olahraga motor resmi, kompetisi teknis kendaraan, atau aktivitas kemasyarakatan lainnya. Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat – mulai dari keluarga, sekolah, hingga organisasi masyarakat – kami optimistis situasi keamanan menjelang akhir tahun dapat tetap aman, tertib, dan menyenangkan bagi semua orang,” pungkasnya.







