Peduli Keselamatan Nelayan, Sat Polair Polres Majene Rutin Cek Kelengkapan Kapal di Laut

SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Kepolisian Resor (Polres) Majene melalui Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan nelayan dan penumpang kapal. Hal ini dibuktikan dengan rutinitas patroli perairan yang tidak hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga melakukan pengecekan kelengkapan keselamatan kapal, Selasa (26/8/2025).

Kasat Polair Polres Majene, IPTU Armin, menuturkan bahwa pihaknya menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan pelayaran. Menurutnya, setiap kapal nelayan maupun kapal penumpang wajib memiliki alat penunjang keselamatan yang lengkap sebagai syarat mutlak sebelum berlayar.

“Dalam setiap patroli perairan, kami tidak hanya fokus pada pengawasan kamtibmas di laut. Kami juga melakukan pemeriksaan kelengkapan kapal, mulai dari pelampung, dokumen, hingga kesiapan awak kapal sebelum mereka melaut,” jelas IPTU Armin.

Baca Juga  Polri Beri Tips Nikmati Libur Natal dan Tahun Baru dengan Nyaman, Aman dan Selamat

Ia menegaskan bahwa keselamatan nelayan menjadi prioritas utama. Sat Polair Majene ingin memastikan agar setiap perjalanan di laut berjalan aman, serta risiko kecelakaan bisa diminimalisir sejak dini.

“Kegiatan patroli perairan ini rutin digelar sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas di perairan Majene tetap dalam kondisi aman dan kondusif,” tambahnya.

Selain pemeriksaan kelengkapan kapal, personel Sat Polair juga aktif melakukan sambang kepada nelayan. Mereka memberikan imbauan langsung agar nelayan selalu mengikuti prosedur keselamatan berlayar dengan melengkapi seluruh peralatan yang ada di kapal.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan Pasca Pemungutan Suara Pilkada Serentak, Polres Majene Gelar Patroli Jalan Kaki

“Para nelayan kami ingatkan untuk selalu membawa dokumen kapal, menyediakan pelampung, serta menyiapkan obat-obatan di atas kapal. Itu penting untuk keselamatan bersama,” terang IPTU Armin.

Tidak hanya soal keselamatan, Sat Polair juga menaruh perhatian terhadap kelestarian ekosistem laut. Dalam kesempatan itu, nelayan diingatkan untuk menghindari praktik-praktik terlarang seperti penggunaan bom ikan, bius, atau bahan berbahaya lainnya.

Menurut IPTU Armin, tindakan merusak laut sama saja dengan merugikan nelayan itu sendiri dalam jangka panjang. “Keselamatan pelayaran dan kelestarian biota laut harus dijaga bersama. Kami berharap para nelayan mendukung dengan menaati aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Polsek Polewali dan Kepala Pasar Pekkabata Sambangi Pedagang, Tegaskan Pentingnya Keamanan Pasar

Masyarakat nelayan menyambut baik langkah kepolisian tersebut. Kehadiran Sat Polair yang rutin melakukan pengecekan dianggap sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan mereka di laut.

Dengan pendekatan humanis, patroli perairan tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga mempererat hubungan antara polisi dan nelayan. Kepercayaan masyarakat pun semakin tumbuh bahwa polisi benar-benar hadir untuk melindungi dan mengayomi.

Patroli Sat Polair Polres Majene menjadi contoh nyata bahwa kepolisian tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang peduli pada keselamatan dan keberlangsungan hidup nelayan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *