SWARAMANDAR.COM, PAREPARE – Suasana semarak mewarnai kawasan Pondok Indah, Kelurahan Soreang, Kota Parepare, saat warga setempat menggelar berbagai lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan itu dipadati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut berpartisipasi maupun menyaksikan perlombaan yang berlangsung penuh gelak tawa dan keceriaan.
Koordinator kegiatan, Hj. Bidan Norma, menjelaskan bahwa lomba 17-an di Pondok Indah telah menjadi agenda tahunan. Menurutnya, selain sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan warga.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tapi juga wadah memperkuat silaturahmi antarwarga,” ungkap Norma yang didampingi Ketua RW, Jumlah AR.
Beragam perlombaan digelar, mulai dari lomba makan kerupuk, baca puisi, fashion show, joget bola berpasangan, hingga jujung pattapi, sebuah lomba tradisional yang melibatkan ibu-ibu membawa tampah di atas kepala sambil berlari.
Dari sekian lomba, jujung pattapi menjadi yang paling ramai disaksikan. Sorak sorai penonton menggema setiap kali peserta berusaha menjaga keseimbangan agar tampah tidak jatuh, sambil tetap berlari menuju garis akhir.
Kemeriahan semakin bertambah ketika anak-anak mengikuti lomba makan kerupuk. Dengan wajah penuh semangat, mereka berusaha menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa bantuan tangan, disambut tawa riuh para penonton.
Tidak kalah menarik, fashion show yang menampilkan busana merah putih karya kreatif warga juga menjadi daya tarik tersendiri. Para peserta, baik anak-anak maupun orang dewasa, tampil percaya diri di hadapan penonton sambil mengibarkan atribut kemerdekaan.
Semua hadiah perlombaan berasal dari swadaya masyarakat Pondok Indah. Panitia menegaskan bahwa gotong royong menjadi kunci suksesnya acara tersebut. “Berkat dukungan dan kebersamaan, semua kegiatan berjalan lancar,” kata Norma menambahkan.
Ketua RW, Jumlah AR, turut memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan warga yang kompak menyukseskan acara. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi cermin nilai kemerdekaan yang sesungguhnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan doa bersama dan penyerahan hadiah bagi para pemenang. Wajah ceria terpancar dari seluruh peserta, baik yang menang maupun kalah, karena tujuan utama adalah kebersamaan.




