SWARAMANDAR.COM, MAMUJU, Sulawesi Barat – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulawesi Barat kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui kegiatan bertajuk “Perpustakaan Terapung, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan Cukur Gratis”. Kegiatan ini digelar di Kantor SAR Polairud Polda Sulbar, Jalan Arteri, Mamuju, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat pesisir.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, Wakapolda Brigjen Pol Hari Santoso, Irwasda, serta para pejabat utama Polda Sulbar. Kegiatan ini juga melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulbar yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah hadirnya Perpustakaan Terapung. Program ini bertujuan membawa koleksi buku bacaan dan edukatif ke wilayah pesisir yang selama ini sulit menjangkau fasilitas pendidikan. Perpustakaan terapung ini tidak hanya menjadi sumber ilmu, tapi juga simbol semangat literasi dan kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda pesisir.
“Kami ingin masyarakat pesisir, terutama anak-anak, tetap memiliki akses terhadap pengetahuan dan bacaan yang mendidik meski berada jauh dari pusat kota,” ujar Dir Polairud Polda Sulbar, Kombes Pol Deny Pudjianto.
Selain perpustakaan terapung, kegiatan sosial ini juga menyediakan layanan cukur rambut gratis, terutama bagi anak-anak dan para nelayan. Meskipun sederhana, layanan ini disambut hangat karena memberikan manfaat langsung dan menunjukkan kehadiran Polri yang humanis serta peduli terhadap kebutuhan masyarakat.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antar satuan kerja di lingkungan Polda Sulbar. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar pelayanan sosial, tetapi bentuk nyata dari fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Pendekatan seperti ini penting untuk membangun kepercayaan publik. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan mereka,” jelas Irjen Pol Adang.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan ini, Dit Polairud menunjukkan bahwa tugas menjaga keamanan laut dapat berjalan berdampingan dengan pelayanan sosial yang menyentuh. Anak-anak tampak ceria menikmati bacaan dari rak perpustakaan terapung, sementara warga memanfaatkan pemeriksaan kesehatan dan cukur gratis dengan penuh antusias.
Kombes Pol Deny Pudjianto menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak harus selalu dalam bentuk formal. “Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kita bisa hadir secara kreatif, menyentuh, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Polairud Polda Sulbar sekali lagi membuktikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bisa menjadi sumber inspirasi, pelayanan, dan harapan. Tak hanya menjaga laut, namun juga menjadi jembatan literasi dan kesehatan bagi masyarakat pesisir Sulawesi Barat.







