Mamuju  

Banjir Hanyutkan Jembatan 33 Meter, Sejumlah Dusun di Polman Terisolasi, BPBD Sulbar Minta Pemkab Polman Percepat Pendataan Warga Terdampak

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU – Pemerintah Sulawesi Barat yang dipimpin Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, menekankan kewaspadaan dan mitigasi bencana, serta data yang akurat, sehingga bisa diambil langlah cepat dan mengurangi dampak jika terjadinya bencana alam.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengharapkan BPBD Kabupaten Polman terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi menyangkut perkembangan di lokasi terdampak akibat rusaknya jembatan di Matangnga, Kabupaten Polman.

Informasi yang diterima Kalaksa BPBD Provinsi Sulbar Yasir Fattah, jembatan yang rusak sepanjang 33 meter hanyut diterjang banjir luapan sungai Masunni di Desa Tapua Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rabu 21 Mei. Akibatnya sejumlah dusun terisolir.

Baca Juga  Gubernur Suhardi Duka Lantik 15 Pejabat Eselon II dan Tunjuk 5 Plt OPD: “Segera Bekerja, Jangan Tunggu Perintah!”

“Kami kordinasi Kalaksa BPBD kabupaten Polman, kami menunggu laporan dan mereka (BPBD Polman) sementara ada di lokasi,” kata Yasir, Kamis 22 Mei 2025.

Kalaksa BPBD Sulbar Yasir berharap proses pendataan dapat segera dilaporkan, baik keluarga terdampak, sawah, dan dampak lainnya.

Baca Juga  Wagub Sulbar Gandeng PT Kalbe Farma Percepat Penurunan Stunting

“Kami tetap stand by dan kami minta BPBD Kabupaten tetap koordinasi BPBD provinsi, TNI-polri dan aparat setempat terkait perkembangan penanganan di lokasi terdampak,” pungkasnya. (Rls)

Baca Juga  Transparan dan Terukur, BPKPD Sulbar Bersama Gubernur dan Tim TPP Bahas Rencana Perubahan TPP 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *