Berita  

Sampah Menumpuk Bau Menyengat, Masyarakat Pertanyakan Kinerja Pemda Majene

MAJENE – Sampah kembali jadi keluhan  masyarakat lingkungan Tanga-tanga Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene. Minggu, (25/6/2023).

Hal ini diungkap, Madi warga Tanga-tanga merasa  dirugikan dengan menumpuknya sampah di area pemukiman yang sudah berhari-hari dan baunya sangat menyengat.

Padahal masyarakat sudah memenuhi kewajiban dengan bayar retrubusi sampah sebasar Rp. 5.000 perumah tangga, kepada Dinas  Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)

Baca Juga  Anjungan Sulawesi Barat Bersinar di TMII Award 2025, Kalahkan 33 Provinsi Lain

Diketahui jumlah Rumah tangga yang ada di Lingkungan Tanga-tanga 300 KK. Jika 300 KK dikali Rp. 5.000 hasilnya Rp. 1.500.000 perbulan tentu dengan adanya retribusi ini tidak ada alasan sampah tidak diangkut.

Baca Juga  24 Pejabat Mamuju Tengah Ikuti Uji Kompetensi, Inspektur Sulbar: Integritas Kunci Pelayanan Publik

“Saya heran mengapa sampah tidak diangkut padahal sudah bayar retribusi kepada DLHK sebayar Rp. 5.000 perumah tangga jujur kami merasa sangat dirugikan,” ucap Madi

Lanjut, bahkan jika telat bayar ada petugas khusus yang menagih. Karena kewajiban telah kami penuhi kami berhadap kepada Pemerintah Daerah (PEMDA) Majene dalam hal ini DLHK segera lakukan Tugas dan fungsi dengan baik.

Baca Juga  Optimalisasi Penguatan Ekonomi Syariah, JMSI Teken MoU dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)

Konfirmasi pihak DLHK dapat dimuat di media yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *