Warga Majene Ditemukan Tewas di Got

MAJENE – Warga Dusun Lambe, Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Abdul Rajab yang ditemukan tewas terlentang di saluran air atau got, Rabu (12/4/2023) malam, diduga karena dibunuh.

Dari hasil pemeriksaan dokter dan tim identifikasi Polres Majene, terdapat luka di bagian kepala sisi kiri dan kanan korban.

Selain itu, juga luka di bagian betis sebelah kiri dan bahu sebelah kanan. Luka tersebut diduga karena terkena benda tumpul.

Selain luka, beberapa bagian tubuh korban berwarna kebiruan akibat luka memar. Saat ditemukan tewas dalam got, kondisi korban terlentang. Korban adalah seorang petani dan sopir angkutan umum.

Baca Juga  Kapolres Majene Dampingi Kabid Propam Polda Sulbar Serahkan Bantuan Sembako untuk Tukang Becak di Majene

Menurut keterangan pihak keluarga, almarhum tidak pernah punya masalah baik dengan keluarga maupun tetangga. Juga tidak memiliki riwayat penyakit.

“Tidak pernah bercerita bahwa mengalami riwayat,” kata istri korban Asrianti, Kamis (13/4/2023).

Kendati demikian, keluarga almarhum pasrah dengan kematian Abdul Rajab. Mereka menolak untuk dilakukan autopsi. Abdul Rajab diketahui memiliki sembilan orang anak.

Adapun kronologi kejadian, korban awalnya meninggalkan rumah pada hari Rabu sekitar pukul 05.30 Wita usai salat subuh.

Baca Juga  Upacara Pedang Pora Warnai Penyambutan Pejabat Baru Kapolres Majene

Pada waktu itu korban membawa dua ember, batang ubi dan parang. Namun menjelang buka puasa atau pukul 17.30 Wita, korban tak kunjung pulang.

Istri pun mulai khawatir dan meminta kepada anaknya mencari Abdul Rajab. Pencarian korban pun dilakukan dengan dibantu warga setempat.

Setelah melalui proses pencarian, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 22.21 wita

Jarak ditemukan kurang lenih 1 Km dari jarak rumah korban di Dusun Lambe. Mayat korban pertama kali ditemukan Anwar (Anak Korban).

Baca Juga  Kapolres Majene Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Pendopo Rujab Bupati Majene

Saat ditemukan, posisi mayat terlentang dengan posisi kedua tangan berada di atas dada.

Sementara dua ember yang dibawa korban ditemukan kurang lebih 7 meter dari jarak tkp. Sedangkan parang berada di pinggang korban

Dari hasil pemeriksaan dokter dan tim identifikasi Polres Majene terdapat luka di bagian kepala sisi kiri dan kanan.

Luka di bagian betis sebelah kiri dan bahu sebelah kanan yang di mungkinkan terkena benda tumpul dan kulit korban berwarna kebiruan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *