Sosialisasi Tolak Premanisme Berkedok Ormas, Kasi Humas Polres Majene Sasar Pengusaha Bengkel

MAJENE – SWARAMANDAR.COM, Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya premanisme yang berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas), Kasi Humas Polres Majene, Iptu Suyuti, menggelar kegiatan sosialisasi pada Jumat (21/3/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya pelaku usaha, agar aktif menolak praktik premanisme yang dapat merugikan dunia usaha dan investasi.

Sosialisasi ini dilakukan di salah satu bengkel di Majene, di mana Iptu Suyuti berdialog langsung dengan pemilik usaha dan karyawannya. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa premanisme yang mengatasnamakan ormas dapat memberikan dampak negatif terhadap stabilitas keamanan dan kenyamanan berusaha.

Baca Juga  Bhayangkari Cabang Polman Gelar Bazar Murah di Wonomulyo Sambut HUT Kemala Bhayangkari ke-45

“Kami mengimbau kepada seluruh pelaku usaha agar tidak ragu melaporkan tindakan premanisme yang berkedok ormas. Jangan takut, karena kepolisian siap memberikan perlindungan dan tindakan tegas terhadap pelaku,” ujar Iptu Suyuti.

Baca Juga  Gabungan Personel Opsnal Polres Polman Amankan Terduga Pelaku Pencurian Sepeda Motor dan Sepeda Listrik

Selain itu, Iptu Suyuti juga mensosialisasikan layanan darurat kepolisian 110. Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama pelaku usaha dan investor, untuk melaporkan jika mengalami atau mengetahui aksi premanisme yang dilakukan oleh anggota ormas.

Baca Juga  Sembilan Personel Sat Resnarkoba Polres Majene Terima Penghargaan dari Bupati Majene

Ia menekankan bahwa laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan cepat guna menciptakan lingkungan usaha yang aman dan kondusif.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menolak aksi premanisme dan tidak segan bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menciptakan keamanan serta ketertiban di lingkungan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *