SWARAMANDAR.COM, MAJENE — 24 November 2025 — Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memastikan pelaksanaan program strategis nasional berjalan tepat sasaran, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Majene. Penegasan ini disampaikan melalui kehadiran Kepala Seksi Intelijen, Muhammad Aslam Fardyllah, S.H, pada Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar Dinas BKKBN Majene di Ruang Pola Kantor Bupati Majene.
Rakor yang dipimpin Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd, tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, camat, kepala desa/kelurahan, serta para penyuluh KB yang berperan sebagai ujung tombak pelayanan dan edukasi masyarakat dalam penanganan stunting.

Dalam kesempatan tersebut, Kejari Majene menegaskan bahwa seluruh program percepatan penurunan stunting harus dilaksanakan secara akuntabel, efektif, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui bidang intelijen, Kejaksaan menguatkan fungsi Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dengan menitikberatkan pada upaya pencegahan potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring program.
“Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga melakukan pendampingan, pemantauan, dan pengawasan terhadap program strategis pemerintah. Penguatan fungsi intelijen penegakan hukum menjadi langkah preventif untuk memastikan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Majene berjalan tepat sasaran tanpa hambatan,” tegas Kasi Intelijen Kejari Majene, Muhammad Aslam Fardyllah, S.H.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan. Oleh karena itu, Kejari Majene akan terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, OPD teknis, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan target penurunan stunting dapat tercapai sesuai arahan pemerintah pusat.
Melalui pendekatan preventive justice, Kejaksaan berharap pengelolaan program percepatan penurunan stunting dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berintegritas.
Rapat koordinasi kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama seluruh stakeholder dalam memperkuat sinergi penanganan stunting di Kabupaten Majene.
KEJAKSAAN NEGERI MAJENE
Siap Mengawal, Mengamankan, dan Mengawasi Program Strategis Nasional demi Terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Berintegritas.







