Aksi Sigap Polresta Mamuju, HP Penumpang Bus yang Hilang Berhasil Ditemukan dan Dikembalikan

SWARAMANDAR.COM, MAMUJU — Aksi cepat personel Polresta Mamuju kembali mendapat apresiasi publik setelah berhasil menemukan dan mengembalikan satu unit telepon genggam milik penumpang Bus AKAP Bintang Sahira jurusan Makassar–Palu yang sempat dilaporkan hilang, Minggu (2/11/2025) pagi.

Kejadian bermula ketika seorang penumpang perempuan asal Parepare yang hendak menuju Mamuju melaporkan kehilangan handphone merek Samsung senilai sekitar Rp 5 juta. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh unit Pamapta Polresta Mamuju.

Atas permintaan sopir bus dan demi menjaga nama baik perusahaan transportasi, petugas kepolisian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh penumpang dan barang bawaan di dalam bus yang saat itu sedang melintas di wilayah hukum Polresta Mamuju.

Baca Juga  Tabrakan Dua Motor di Dusun Masigi, Tiga Orang Luka-Luka

Tak butuh waktu lama, petugas akhirnya menemukan telepon genggam tersebut di salah satu kursi kosong di bagian tengah bus. Setelah dilakukan pencocokan data kepemilikan, barang bukti dikembalikan langsung kepada pemiliknya.

“Tindakan cepat dan kerja sama dari semua pihak sangat membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan transportasi umum dan kepolisian,”
ujar Pamapta Aiptu Sulaiman yang memimpin pemeriksaan di lokasi.

Situasi di dalam bus tetap berlangsung aman dan kondusif, dan seluruh penumpang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Palu tanpa gangguan berarti.

Polresta Mamuju mengapresiasi sikap kooperatif sopir, kru, dan seluruh penumpang, serta mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap barang bawaannya selama perjalanan.

“Jika mengalami kehilangan atau tindak kejahatan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti,” tutup Aiptu Sulaiman.

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata komitmen Polresta Mamuju dalam memberikan pelayanan prima, cepat, dan responsif kepada masyarakat.

Kejadian ini menjadi contoh kolaborasi positif antara masyarakat, pelaku usaha transportasi, dan kepolisian dalam menjaga rasa aman di perjalanan umum — sekaligus memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *