SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Kodim 1401/Majene bersama Pemerintah Kabupaten Majene resmi menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kodim 1401/Majene, Selasa (30/9/2025), dipimpin langsung oleh Dandim 1401/Majene, Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, S.T., I.M.P.
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi, menyusun rencana teknis, sekaligus mengidentifikasi potensi serta kebutuhan lapangan. TMMD tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan lokasi utama di dua desa, yakni Desa Pamboborang dan Desa Balombong.

“Untuk Desa Balombong, kami fokus pada pembangunan fisik berupa tanggul di sepanjang garis pantai, sedangkan di Desa Pamboborang akan dilakukan sejumlah pembangunan lain yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” jelas Dandim.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan program non-fisik, seperti penyuluhan, layanan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan utama TMMD, yakni menghadirkan kemanunggalan TNI dan rakyat sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa.
Dandim menegaskan, keberhasilan TMMD tidak bisa dicapai sendiri. “Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat menentukan. Karena itu, kami sudah berkoordinasi dengan berbagai dinas terkait untuk menyatukan langkah,” ujarnya.
Melalui koordinasi ini, Kodim 1401/Majene berharap pelaksanaan TMMD 2025 berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami ingin hasil TMMD benar-benar bisa dirasakan warga, bukan hanya hari ini, tetapi juga dalam jangka panjang,” tambahnya.
Program TMMD selama ini dikenal sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.
Dengan persiapan yang matang, TMMD ke-126 di Kabupaten Majene diyakini akan menjadi momentum penting bagi kemajuan dua desa sasaran, sekaligus mempertegas komitmen TNI dalam mengawal pembangunan hingga ke pelosok daerah.







