Majene  

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Kapolres Majene: Kedisiplinan Rasulullah Adalah Napas Pelayanan Polri

SWARAMANDAR.COM, MAJENE – Momentum sakral Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah menjadi ajang penguatan spiritual bagi jajaran Kepolisian Resor (Polres) Majene. Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah, institusi ini memilih untuk menepi sejenak guna memetik hikmah dari perjalanan agung Rasulullah sebagai kompas moral dalam melayani masyarakat.

Bertepatan dengan Jumat (16/1/2026), Kapolres Majene, AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Majene, Ny. Lusi Amiruddin, memimpin peringatan yang berlangsung khidmat tersebut. Dalam arahannya, Kapolres menekankan bahwa esensi Isra Mi’raj sangat berkelindan dengan jati diri seorang bhayangkara.

“Isra Mi’raj bukan sekadar napak tilas sejarah, melainkan manifestasi dari kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab mutlak. Nilai-nilai inilah yang harus menjadi ‘napas’ setiap personel Polri agar kehadiran kita di tengah masyarakat benar-benar dirasakan secara humanis dan berintegritas,” ujar AKBP Muhammad Amiruddin dalam pesan tertulisnya.

Baca Juga  KBO Sat Reskrim Polres Majene Jadi Narasumber Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus oleh DPPPA Majene

Lebih lanjut, perwira menengah berpangkat dua melati ini menggarisbawahi bahwa kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada ketenangan batin dan kekuatan iman para personelnya. Menurutnya, transformasi spiritual yang lahir dari peringatan ini harus berdampak nyata pada stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Majene.

Baca Juga  Upaya pelestarian budaya Mandar dorong akses luas terhadap warisan sejarah bangsa

Di sisi lain, dukungan dari internal keluarga juga menjadi sorotan. Ny. Lusi Amiruddin selaku Ketua Bhayangkari Cabang Majene, mengajak seluruh anggota Bhayangkari untuk menjadi sistem pendukung (support system) yang kokoh bagi para suami yang bertugas.

“Keluarga adalah pilar utama. Ketenangan batin yang dibangun dari rumah akan menjadi fondasi bagi anggota Polri untuk tetap teguh dan amanah saat menghadapi tantangan di lapangan,” tutur Ny. Lusi Amiruddin

Baca Juga  Bupati Majene Sebut Kunjungan Wapres di Mamuju dapat Berdampak Signifikan Pertumbuhan Ekonomi Sulbar

Peringatan yang jatuh pada 27 Rajab ini diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Suasana hangat dan religius tampak menyelimuti lingkungan Polres Majene, mencerminkan sisi lain kepolisian yang dekat dengan nilai-nilai ketuhanan.

Humas Polres Majene melalui rilis resminya berharap, melalui momentum Isra Mi’raj ini, sinergi antara kepolisian dan masyarakat di Bumi Assamalewuang semakin erat. Dengan semangat spiritualitas yang baru, Polres Majene berkomitmen untuk terus mewujudkan lingkungan yang aman, religius, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *