SWARAMANDAR.COM, MAJENE — Semangat pagi di halaman Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene seakan menular. Musik senam bergema, diiringi langkah serempak para tenaga kesehatan, pelajar, dan warga yang memenuhi halaman, Rabu (12/11/2025). Udara terasa hangat oleh antusiasme mereka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.
Di tengah sorak dan senyum itu, Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., berdiri tegap di mimbar. Dengan suara bergetar semangat, ia menyampaikan pesan yang tak sekadar seremonial:

“Kesehatan adalah investasi masa depan. Ia bukan kebutuhan sesaat, melainkan pondasi bagi bangsa yang kuat dan berdaya.”
Tema nasional tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” terasa hidup di Majene. Bukan hanya slogan, melainkan ajakan untuk mempercepat transformasi pelayanan kesehatan yang menjangkau hingga pelosok, sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang kini menjadi motor gerakan kesehatan nasional.

Bupati Andi Syukri menegaskan bahwa perubahan paradigma kesehatan harus dimulai dari tindakan pencegahan, bukan sekadar pengobatan. “Peringatan Hari Kesehatan Nasional ini adalah momentum untuk mengubah cara kita berpikir. Kesehatan bukan beban negara, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya tegas disambut tepuk tangan hadirin.
Tak hanya berbicara, Pemkab Majene juga bergerak nyata. Seusai pembukaan, ratusan warga mengikuti senam massal dan pemeriksaan kesehatan gratis. Di berbagai stan yang dibuka, masyarakat antusias memeriksa tekanan darah, gula darah, hingga berkonsultasi tentang gizi keluarga.
Pemandangan itu memperlihatkan wajah baru Majene: daerah pesisir yang mulai menata diri menjadi laboratorium hidup gaya hidup sehat. “Kami ingin masyarakat sadar bahwa menjaga tubuh tetap sehat dimulai dari kebiasaan sederhana,” kata Bupati.
Acara HKN kali ini juga menjadi ajang penghargaan bagi para tenaga kesehatan yang bekerja di pelosok—mereka yang kerap berjalan berjam-jam menembus perbukitan demi menolong warga sakit. “Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa dedikasi mereka, visi Majene Sehat 2045 hanyalah mimpi,” ujar Andi Syukri penuh penghargaan.
Lebih dari sekadar perayaan, HKN ke-61 di Majene mencerminkan perubahan arah kebijakan kesehatan daerah. Pemerintah berkomitmen memperluas program cek kesehatan gratis, kampanye anti stunting, dan edukasi gizi agar manfaatnya dirasakan semua kalangan.
Dari Majene, gema semangat itu menjalar ke seluruh Sulawesi Barat—bahwa kesehatan bukan milik segelintir orang, tapi hak setiap warga. Dan dari ujung pesisir ini, Majene mengirim pesan kuat ke Indonesia:
“Mari mulai revolusi hidup sehat, dari diri sendiri, dari sekarang.”







