Majene  

Pimpinan Redaksi Swaramandar.com, Apresiasi Kunjungan Menteri Pertanian ke Assamalewuang: Dorong Ketahanan Pangan dengan Bantuan Pompa Air dan Penanaman Bawang Merah

SWARAMANDAR.COM, MAJENE — Pimpinan redaksi portal berita Swaramandar.com, Syarifuddin Andi, memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP, ke Desa Pabboborong , Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kunjungan tersebut berlangsung pada Jumat (18/7), dan menjadi momen penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Mandar.

Kedatangan Menteri Pertanian ke daerah yang dikenal dengan pertaniannya ini disambut antusias oleh para petani, tokoh masyarakat, serta aparat pemerintahan setempat. Dalam kunjungannya, Menteri Amran secara simbolis menanam bawang merah bersama kelompok tani, sebagai bagian dari program nasional peningkatan produksi hortikultura.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk nyata dukungan kepada petani lokal, Kementerian Pertanian juga menyalurkan bantuan berupa 30 unit pompa air kepada kelompok tani di wilayah Majene. Bantuan tersebut diserahkan melalui Dandim 1401/Majene, Letkol Inf. Czi Imade Agus Asmara Putra, ST M.I.P, sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program ketahanan pangan.

Baca Juga  Festival Sipamandar 2025 Resmi Dibuka, Majene Mantapkan Diri sebagai Pusat Kebudayaan Mandar

“Kami dari SwaraMandar.com sangat mengapresiasi kehadiran langsung Bapak Menteri di tanah Mandar. Ini bukan hanya bentuk perhatian, tetapi juga komitmen untuk memberdayakan petani dan meningkatkan produksi pertanian di Majene,

Menurutnya, kehadiran menteri di tengah-tengah petani bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi bukti bahwa pemerintah pusat serius dalam memajukan pertanian di wilayah timur Indonesia, khususnya Sulawesi Barat.

Baca Juga  Dugaan Skincare Ilegal Terkuak: Mantan Reseller Laporkan Owner Wasilah ke Polres Majene, Kerugian Capai Rp 6 Juta

“Kami berharap, langkah seperti ini terus berlanjut. Bantuan pompa air akan sangat membantu petani dalam mengatasi kekeringan, apalagi saat musim kemarau seperti sekarang. Sementara penanaman bawang merah bisa menjadi solusi peningkatan ekonomi petani jika dikelola dengan baik,” tambahnya.

Kegiatan penanaman dan penyerahan bantuan ini juga mendapat sambutan positif dari para petani. Salah satu ketua kelompok tani, Arsyad, mengaku optimis bahwa dukungan langsung dari pemerintah akan membawa perubahan signifikan bagi kelompoknya.

“Kami siap mendukung program ini. Dengan bantuan pompa air dan dukungan penyuluh pertanian, kami yakin bisa meningkatkan produksi bawang merah di musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga  Integritas di Atas Kursi Jabatan: Kisah Kadis DLHK Majene yang Mundur Demi Hak Bawahan

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari program prioritas Kementerian Pertanian dalam mengatasi krisis pangan global melalui penguatan pertanian lokal. Menteri Amran dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam mencapai swasembada pangan.

“Majene punya potensi besar. Kalau kita kelola bersama, kita tidak hanya bisa mencukupi kebutuhan daerah, tapi juga bisa ekspor,” tegasnya.

Acara ditutup dengan peninjauan lokasi lahan pertanian yang akan dikembangkan sebagai sentra hortikultura, disertai dialog langsung antara Menteri dengan petani mengenai kendala dan kebutuhan mereka di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *