Majene  

PT Cadas Industri Azelia Mekar Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Majene Lewat Program CSR: Sentuh Pendidikan, Lingkungan, dan Ekonomi Lokal

SWARAMANDAR.COM, MAJENE, Sulawesi Barat — PT Cadas Industri Azelia Mekar menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan daerah dengan menggelar kegiatan “Silaturahmi Perusahaan Bersama Masyarakat dan Sosialisasi Program Pelaksanaan Pemanfaatan Pendanaan Corporate Social Responsibility (CSR)”, yang berlangsung di Rumah Makan Dapur Mandar, Jumat (17/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Majene Ramli, Kepala Bapenda Majene, Camat Pamboang, Lurah Lalampanua, serta unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh adat Adolang Gading Coral, Sekretaris Adat Abd. Rasid, Ketua Aman Aco Bahri, dan masyarakat pemilik lahan di sekitar wilayah tambang.

Direktur PT Cadas Industri Azelia Mekar, Aldi Sukma, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang harmonis dan produktif antara dunia usaha dan masyarakat.

Baca Juga  Angin Kencang, Pohon Tumbang Depan Kantor Bupati Majene

“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat. CSR bukan hanya kewajiban hukum, tetapi komitmen moral untuk menjaga keseimbangan sosial, ekonomi, dan lingkungan,” ujarnya.

Program CSR yang diluncurkan PT Cadas Industri Azelia Mekar tahun ini difokuskan pada lima sektor utama, yakni budaya, pendidikan dan kesehatan, keagamaan, lingkungan hidup, serta ekonomi dan pariwisata. Melalui pendekatan lintas sektor ini, perusahaan berharap kontribusinya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar tambang, khususnya di Kecamatan Pamboang.

Dalam bidang pendidikan dan kesehatan, perusahaan telah menyiapkan berbagai program seperti bantuan beasiswa, dukungan pembangunan sekolah adat, penyediaan ambulans dan alat kesehatan, serta mobil penyiraman multifungsi. Program ini diharapkan mendorong peningkatan layanan publik di tingkat lokal.

Pada sektor lingkungan hidup, PT Cadas Industri Azelia Mekar menitikberatkan perhatian pada pelestarian alam melalui penanaman mangrove, pengadaan kendaraan pengangkut sampah, serta pengolahan sampah organik dan nonorganik. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan hutan di Majene.

Sementara di sektor ekonomi dan pariwisata, perusahaan berperan aktif dalam memberdayakan pelaku UMKM, membantu sektor peternakan dan perkebunan, serta mendukung pengembangan destinasi wisata seperti Taraujung dan pelestarian rumah adat Adolang. Upaya ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya Mandar.

Perusahaan juga menaruh perhatian pada aspek keagamaan dan sosial budaya, dengan memberikan bantuan bagi masjid, pendidikan baca tulis Al-Qur’an, kegiatan remaja masjid, dan lembaga adat. Menurut Aldi Sukma, pembangunan manusia seutuhnya harus melibatkan dimensi spiritual dan kearifan lokal sebagai fondasi utama.

Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat dan tokoh adat yang hadir. Kepala Bapenda Majene menyebut langkah PT Cadas Industri Azelia Mekar sebagai bentuk sinergi yang patut dicontoh.

“Kegiatan seperti ini memperlihatkan bahwa dunia usaha bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Majene,” ujarnya.

Melalui program CSR ini, PT Cadas Industri Azelia Mekar menegaskan perannya bukan hanya sebagai perusahaan pertambangan, tetapi juga mitra pembangunan sosial dan lingkungan. Perusahaan berharap, langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat menjadi pijakan bagi terwujudnya Majene yang lebih hijau, mandiri, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *